Teh Jati Cina dan Fakta di Balik Diet
- 28 Feb 2026 21:35 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Teh jati cina atau teh pelangsing kerap digunakan saat diet dengan harapan mampu membantu membakar lemak tubuh. Namun dr. Sadam Ismail menegaskan bahwa anggapan tersebut hanyalah mitos.
“Kamu lagi diet pakai teh jati cina berharap lemak tubuh luntur lewat BAB? Nah, benarkah teh ini ampuh membakar lemak? Jawabannya enggak, itu mitos,” ujar dr. Sadam Ismail, Sabtu 28 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa teh jati cina sebenarnya mengandung senna, yaitu zat yang berfungsi sebagai obat pencahar kuat. Senyawa ini bekerja dengan cara mengiritasi dinding usus sehingga memicu kontraksi dan menyebabkan buang air besar lebih sering.
Menurutnya, penurunan berat badan yang terjadi setelah mengonsumsi teh tersebut bukan berasal dari lemak yang terbakar, melainkan karena tubuh kehilangan banyak cairan. “Yang keluar saat diare itu bukan lemak cair, tetapi kotoran dan cairan tubuh,” jelasnya.
| Baca juga: Daun Mint Tidak Hanya Memberi Rasa Segar |
Akibatnya, berat badan memang bisa turun secara drastis dalam waktu singkat, namun lemak di dalam tubuh tetap tidak berkurang. Bahkan, konsumsi jangka panjang berpotensi menimbulkan gangguan pada usus.
Ia mengingatkan bahwa penggunaan berlebihan dapat membuat usus menjadi rusak dan kehilangan fungsi alaminya. Diet yang sehat, lanjutnya, dilakukan dengan membakar kalori melalui pola makan dan aktivitas fisik, bukan dengan memicu buang air terus-menerus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....