Mindset Sempit Picu Hidup Kurang Bahagia

  • 20 Feb 2026 15:27 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Praktisi kesehatan sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar, menyebut banyak orang merasa hidupnya sempit bukan karena kondisi, melainkan karena pola pikir atau mindset yang keliru. Menurutnya, cara pandang seseorang terhadap Tuhan sangat memengaruhi kualitas hidup yang dijalani sehari-hari.

“Banyak orang hidupnya sempit gara-gara mindset. Mindset terhadap siapa? Terhadap Allah,” ujarnya, 20 Februari 2026. Ia menjelaskan bahwa ketika seseorang memiliki prasangka yang kurang baik terhadap ketentuan Tuhan, maka hidup akan terasa berat dan penuh keluhan.

Dalam konteks rumah tangga, dr. Zaidul menggambarkan bahwa setiap pasangan hanya memiliki dua pilihan sikap dalam menghadapi keadaan. “Sekarang misalkan Anda dengan suami sekarang, dengan istri sekarang pilihannya cuma dua,” katanya. Pilihan pertama, menurutnya, adalah membangun rumah tangga dengan kesabaran.

“Dapat suami kayak begini, dapat istri kayak begini, misalkan dapat anak kayak begini, sudah mau diapain? Sabar aja,” ucapnya. Ia menegaskan bahwa kesabaran merupakan sikap baik yang dapat menjaga keharmonisan keluarga meski dihadapkan pada berbagai ujian.

Selain sabar, pilihan kedua adalah membangun rumah tangga dengan rasa syukur. “Atau pilihan yang kedua, rumah tangga yang penuh dengan rasa syukur. Dua-duanya baik,” tuturnya. Ia menilai, baik kesabaran maupun rasa syukur merupakan kunci agar kehidupan terasa lebih lapang dan penuh makna.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....