Katastropik Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

  • 14 Feb 2026 09:19 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi – Penyakit katastropik merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data WHO, kematian tertinggi di Indonesia terjadi akibat golongan penyakit katastropik, yaitu 37% karena penyakit kardiovaskuler, 13% karena kanker, dan 6% karena penyakit diabetes.

Berdasarkan data dari BPJS, jumlah kasus penyakit ini di Indonesia mencapai angka 19.6 juta lebih. Berikut ini jenis kondisi yang termasuk dalam kelompok penyakit katastropik, yaitu :

  1. Sirosis Hati

Sirosis hati merupakan tahap akhir dari penyakit liver yang mengganggu fungsi hati sehingga tidak dapat bekerja dengan baik. Telah tercatat sebanyak 160 ribu jumlah kasus sirosis hati di Indonesia pada tahun 2021 yang memakan biaya pengobatan sekitar Rp 238 miliar.

  1. Gagal Ginjal

Kondisi ini terjadi ketika ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring zat sisa dari darah dengan baik, sehingga terjadi penumpukan limbah dan zat kimia pada darah. Penyakit gagal ginjal menjadi salah satu penyakit katastropik yang memiliki jumlah kasus tinggi di Indonesia hingga lebih dari 1 juta dengan biaya pengobatan sekitar Rp 1,7 triliun.

  1. Hemofilia

Penyakit hemofilia merupakan gangguan pembekuan darah akibat kurangnya faktor pembekuan darah di dalam tubuh. Hemofilia memiliki 98 ribu jumlah kasus di Indonesia pada tahun 2021. Penyakit yang dalam istilah medis disebut dengan acquired hemophilia ini diperkirakan memakan biaya pengobatan sebesar Rp 590 miliar.

  1. Jantung

Penyakit jantung merujuk pada berbagai kondisi di mana terjadi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang memicu serangan jantung, nyeri dada (angina), atau stroke. Penyakit ini menjadi penyakit katastropik yang memiliki jumlah kasus tertinggi di Indonesia pada tahun 2021 yakni lebih dari 12 juta kasus dengan biaya pengobatan sekitar Rp 8,6 triliun.

  1. Kanker

Munculnya sel abnormal yang tumbuh secara tidak terkontrol pada salah satu organ atau jaringan tubuh yang dapat menyebar ke organ lain disebut dengan penyakit kanker. Pada tahun 2021, jumlah kasus penyakit kanker di Indonesia mencapai angka 2 juta lebih dengan biaya pengobatan sekitar Rp 3,5 triliun.

  1. Leukemia

Leukemia atau kanker sel darah putih karena terjadi ketika sel kanker ditemukan di darah dan sumsum tulang, sehingga memicu produksi sel darah putih yang berlebihan. Di Indonesia, terdapat lebih dari 137 ribu jumlah kasus penyakit leukimia yang biaya pengobatannya bisa mencapai Rp 364 miliar.

  1. Stroke

Penyakit stroke terjadi ketika asupan darah menuju ke otak terganggu atau bahkan terhenti. Kondisi ini menyebabkan jaringan otak kekurangan oksigen, nutrisi, bahkan terjadi kematian sel-sel otak. Telah tercatat sebanyak lebih dari 1 juta kasus penyakit stroke di Indonesia pada tahun 2021 yang menelan biaya pengobatan sekitar Rp 2,1 triliun.

  1. Thalasemia

Penyakit thalasemia merupakan sebuah penyakit dengan kondisi kelainan darah bawaan. Kondisi ini ditandai oleh kurangnya protein pembawa oksigen (hemoglobin) dan jumlah sel darah merah dalam tubuh yang kurang dari normal. Pada tahun 2021, jumlah kasus penyakit thalasemia di Indonesia mencapai angka 281 ribu lebih dengan biaya pengobatan sekitar Rp 604 miliar.

Hal ini semakin menunjukkan pentingnya menjaga kesehatan dari penyakit katastropik karena menurut data pada tahun 2019, tiga penyebab kematian teratas di Indonesia terjadi karena penyakit stroke, penyakit arteri koroner, dan diabetes.

Jika sudah terlanjur mengidap salah satu jenis atau beberapa penyakit katastropik sekaligus, berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menangani kondisi tersebut.

  1. Atur pola makan

Beralih ke makanan sehat yang terdiri dari buah-buahan, sayuran, ikan, biji-bijian, hingga kacang-kacangan dapat membantu mengurangi risiko komplikasi diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

  1. Hindari konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, berbagai kanker, penyakit jantung, dan stroke, yang merupakan faktor utama penyebab penyakit katastropik.

  1. Hindari merokok

Asap rokok terdiri dari lebih dari 7.000 bahan kimia beracun yang berkontribusi terhadap buruknya kesehatan serta menyebabkan penyakit jantung (kardiovaskular), penyakit paru-paru (paru), dan penyakit pernapasan (pernapasan).

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....