Nyeri di Bagian Tengkuk, Ketahui Penyebab dan Penanganannya
- 31 Jul 2025 22:43 WIB
- Sungaipenuh
KBRN, Sungai Penuh: Nyeri di bagian tengkuk dapat menimbulkan ketidaknyamanan akibat bagian leher belakang terasa pegal, kaku, atau nyeri. Keluhan ini sering dipicu oleh kebiasaan sehari-hari, salah satunya postur tubuh yang tidak baik saat berdiri atau duduk terlalu lama di depan televisi dan komputer.
Berikut ini adalah beberapa penyebab nyeri di bagian tengkuk yang perlu diketahui:
1. Otot tegang
Otot tegang menjadi penyebab nyeri di bagian tengkuk yang paling umum terjadi akibat tidur atau duduk dalam posisi yang salah, terlalu lama menunduk saat bermain ponsel, atau membawa beban berat di satu sisi bahu. Hal tersebut dapat menimbulkan sensasi tengkuk terasa pegal, kaku, bahkan nyeri. Meski begitu, keluhan akibat otot tegang biasanya akan membaik dalam beberapa waktu jika Anda menghindari faktor pemicu dan beristirahat sejenak dari aktivitas tertentu.
2. Cedera
Cedera atau gerakan mendadak, seperti terjatuh, kecelakaan, atau menoleh terlalu cepat, juga dapat menyebabkan nyeri di area tengkuk. Kondisi ini terjadi akibat otot dan ligamen di leher menegang, terkilir, atau bahkan mengalami robekan. Dampaknya, timbul rasa nyeri, kaku, dan sulit menggerakkan leher. Dalam beberapa kasus, keluhan ini juga bisa disertai sakit kepala, nyeri yang menjalar ke bahu, atau pembengkakan di area yang cedera
3. Stres
Penyebab nyeri di bagian tengkuk berikutnya adalah stres atau rasa cemas berlebihan. Soalnya, kondisi ini dapat memicu otot leher dan bahu tegang sehingga berpotensi menimbulkan rasa nyeri di bagian tengkuk. Selain itu, keluhan ini juga tidak jarang disertai dengan sakit kepala, bahu terasa berat, gelisah, bahkan sulit tidur. Meski begitu, keluhan ini bisa membaik dengan mengelola stres secara bijak.
4. Postur tubuh yang buruk
Postur tubuh yang buruk, seperti sering jalan atau berdiri dalam posisi membungkuk, bisa membuat otot tengkuk tegang. Akibatnya, timbul sensasi nyeri yang biasanya disertai dengan keluhan bahu terasa pegal, sakit kepala ringan, atau sulit menoleh. Kondisi ini umumnya sering dialami oleh orang yang bekerja atau belajar di depan komputer dalam waktu lama. Akan tetapi, keluhan ini umumnya mereda dalam beberapa hari jika Anda memperbaiki postur tubuh saat jalan atau berdiri dan rutin melakukan peregangan ringan.
5. Saraf kejepit
Nyeri di bagian tengkuk yang menjalar ke bahu, lengan, atau tangan, serta sering kambuh atau tidak kunjung hilang, bisa menandakan saraf terjepit. Kondisi ini terjadi ketika bantalan antar tulang leher (diskus servikal) atau tulang leher itu sendiri mengalami gangguan dan menekan saraf di sekitarnya. Akibatnya, timbul rasa nyeri yang disertai kesemutan atau kelemahan di area tersebut. Bila terus dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini tentunya dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pada sebagian kondisi, nyeri di bagian tengkuk bisa membaik dengan perawatan sederhana di rumah. Berikut ini adalah tips yang bisa Anda terapkan untuk meredakan dan mencegah keluhan makin memburuk:
1. Kompres hangat dan dingin secara bergantian selama 15 menit guna mengurangi nyeri dan peradangan serta membuat otot di tengkuk relaks.
2. Istirahat sejenak dari aktivitas fisik berat atau yang terlalu membebani area tengkuk.
3. Lakukan peregangan dan pijatan ringan.
4. Perbaiki postur tubuh saat duduk, jalan, dan berdiri.
5. Konsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen, sesuai aturan.
6. Jalani fisioterapi bila memungkinkan.
7. Kelola stres dengan bijak, misalnya melakukan meditasi, yoga, atau hobi favorit.
8. Jangan terlalu sering membawa tas selempang atau tas yang terlalu membebani satu sisi bahu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....