Mahasiswa Universitas Jambi Lolos didanai Kementerian Pendidikan 2026
- 05 Sep 2026 13:33 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Lima mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) menyulap limbah pasar yang selama ini terbuang menjadi bahan riset kesehatan bernilai. Rambut jagung dan kulit bawang merah, dipadukan dengan meniran dan stevia, kesemuanya mengolahnya menjadi formula bernama polyherbal Teh Niraga sebagai kandidat herbal dengan potensi antioksidan sekaligus antivirus dengue.
Gagasan tersebut membuahkan hasil. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi resmi menetapkan proposal berjudul “Eksplorasi Khasiat Polyherbal Teh Niraga sebagai Antioksidan dan Antivirus Dengue untuk Pengembangan Fitofarmaka: Studi In Vitro dan In Silico” sebagai salah satu penerima pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Tahun 2026, tertuang dalam surat Nomor 1792/DST/B2/DT.01.00/2026 tanggal 22 Mei 2026, dari total 21.237 usulan proposal PKM se-Indonesia.
Tim ini digawangi Muhammad Faris Rizqullah (Kedokteran) sebagai ketua, bersama Nurul Fathiah Azzahra, Anjeli Bismi Arsy, Kireina Nurfadhillah, dan Arum Kinasih Ramadhani, di bawah bimbingan I Made Dwi Mertha Adnyana, M.Ked.Trop.
"Rambut jagung, kulit bawang merah, dan meniran selama ini hanya jadi limbah yang dibuang, padahal kandungan senyawa fenoliknya berpotensi besar sebagai antioksidan alami. Dari situ kami melihat peluang mengolahnya menjadi kandidat herbal untuk membantu masalah dengue di Indonesia," tutur Muhammad Faris Rizqullah.
Tim menargetkan riset ini dapat membuka jalan pengembangan Teh Niraga ke tahap fitofarmaka lebih lanjut, sekaligus membawa UNJA melangkah menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....