Pencegahan Kunci Pengendalian Karhutla di Provinsi Jambi

  • 30 Jul 2026 12:44 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi – Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin selaku Pelaksana Harian (Plh.) Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi menyampaikan bahwa pencegahan menjadi langkah utama dalam pengendalian Karhutla. Kondisi terkini Karhutla di Provinsi Jambi, strategi penanganan, serta pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menghadapi musim kemarau, di podcast Kompas TV Rabu 29 Juli 2026.

Berdasarkan hasil pemetaan Satgas Karhutla melalui patroli darat, patroli udara, dan pemantauan hotspot, wilayah prioritas pengawasan meliputi Kabupaten Sarolangun, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, dan Batanghari. Sarolangun menjadi perhatian utama sepanjang Juli dengan tercatat 113 hotspot, terutama di wilayah Batang Asai dan Mandiangin.

Brigjen TNI Nyamin didampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah selaku Wadan Satgas Karhutla Provinsi Jambi, memaparkan untuk mendukung penanganan di lapangan, Korem 042/Gapu mengerahkan 162 personel di Posko Terpadu serta 490 personel siaga yang bersinergi dengan BPBD, Manggala Agni, Polri, BNPB, dan instansi terkait dalam patroli, pemadaman, serta upaya pencegahan.

Tantangan terbesar penanganan Karhutla berada di lahan gambut karena api dapat membakar hingga ke bawah permukaan tanah. Kondisi tersebut diperberat sulitnya akses menuju lokasi, keterbatasan sumber air, cuaca panas disertai angin kencang, serta masih adanya praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

Brigjen TNI Nyamin menjelaskan, satgas terus mengedepankan langkah preventif melalui patroli terpadu, deteksi dini hotspot, sosialisasi kepada masyarakat, pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA), pemetaan daerah rawan, hingga pengecekan kesiapan sarana dan prasarana. Di sisi lain, penegakan hukum tetap dilakukan terhadap pihak yang terbukti sengaja membakar hutan dan lahan.

Dengan memastikan Satgas telah menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi kabut asap, di antaranya distribusi masker, dukungan posko kesehatan, pengerahan Babinsa membantu penyaluran logistik, serta koordinasi lintas sektor untuk melindungi masyarakat terdampak.

Sementara itu, Bachyuni Deliansyah mengatakan BPBD Provinsi Jambi terus memperkuat koordinasi bersama seluruh unsur Satgas melalui Posko Karhutla guna memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat, terpadu, dan efektif.

Danrem mengajak seluruh pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan setiap temuan titik api. Pengendalian Karhutla bukan hanya ditentukan oleh keberhasilan memadamkan api, namun juga kemampuan seluruh pihak mencegah kebakaran sejak dini melalui sinergi dan kepedulian bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....