Wamendagri Apresiasi Strategi Kota Jambi Dorong Percepatan Pembangunan

  • 08 Mei 2026 21:47 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Walikota Maulana dan Wakil Walikota Diza Hazra Aljosha untuk mendorong percepatan pembangunan daerah melalui pendekatan proaktif atau “jemput bola” terhadap dukungan pembiayaan pembangunan, di Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Kamis 7 Mei 2026.

Bima Arya menilai Kota Jambi menjadi salah satu contoh sinkronisasi pembangunan daerah dengan agenda nasional, terutama dalam pengawalan program strategis nasional yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Keberhasilan terlihat dari kemampuan pemerintah daerah menghimpun dukungan pembiayaan pembangunan dari berbagai sumber hingga nilainya hampir setara dengan APBD Kota Jambi sendiri.

“Ada kepala daerah yang semangat, tapi ada juga kepala daerah yang memilih mengeluh daripada berpeluh. Keberhasilan Kota Jambi terlihat dari kemampuan pemerintah daerah menghimpun dukungan pembiayaan pembangunan dari berbagai sumber hingga nilainya hampir setara dengan APBD Kota Jambi sendiri,” kata Bima.

Pengawasan terhadap pelaksanaan program strategis nasional menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah. Kota Jambi dinilai berhasil memaksimalkan implementasi program pusat sehingga memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Bima Arya juga menyampaikan, keberhasilan daerah turut menopang pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini tetap berada di atas 5 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik dan Kementerian Keuangan. Ekonomi daerah merupakan pengungkit pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kepala daerah saat ini menghadapi tiga tantangan utama, yakni dinamika geopolitik global, pengawalan program prioritas nasional, serta pemenuhan janji politik dan harapan masyarakat di tingkat lokal. Untuk itu, pemerintah daerah diminta menjaga konsistensi dokumen perencanaan dan penganggaran, sekaligus memperkuat inovasi fiskal, kemudahan investasi, serta sinergi pembangunan kewilayahan," pungkas Bima Arya.

Pemerintah pusat sendiri mulai menyusun RKP 2027 dengan fokus pada percepatan pertumbuhan ekonomi berkualitas melalui delapan Klaster Program Kerja Prioritas Nasional yang mencakup 60 program unggulan. Dan meliputi kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur dan perumahan, ekonomi kerakyatan dan desa, serta penurunan kemiskinan.

Total dukungan pembiayaan pembangunan Kota Jambi 2025 tercatat mencapai Rp2,013 triliun yang berasal dari berbagai sumber, di antaranya APBN sebesar Rp1,5 triliun, APBD Provinsi Rp160 miliar, program revitalisasi sungai Rp144,9 miliar, program jaringan gas Rp105,88 miliar, Baznas Rp12,1 miliar, forum CSR Rp15,4 miliar, serta program pendidikan aparatur Rp500 juta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....