Danrem 042/Gapu Kawal Progres Pembangunan Dua Jembatan Rampung Tepat Waktu
- 05 Mei 2026 10:23 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi – Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin terus turun langsung mengawal progres pembangunan dua jembatan strategis di pedalaman Jambi, memastikan proyek yang menyangkut akses hidup warga itu berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran., Selasa 5 Mei 2026.
Peninjauan kali ini difokuskan pada jembatan beton di Desa Penawar Tinggi, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, serta jembatan gantung di Desa Koto Duko, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, selama ini menjadi titik krusial mobilitas warga, terutama saat cuaca buruk yang kerap memutus akses.
Bersama Kepala Seksi Operasi Korem 042/Gapu Kolonel Inf Wahyu dan Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto, Danrem mengecek langsung detail pekerjaan di lapangan. Dari struktur hingga keamanan konstruksi sembari menekan percepatan tanpa mengabaikan kualitas.
Fokus utama peninjauan, memastikan proyek benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat: akses yang aman, distribusi hasil pertanian yang lancar, sekolah, dan konektivitas antarwilayah yang tidak lagi bergantung pada kondisi alam.
“Ini bukan sekadar proyek fisik. Ini akses utama hidup warga. Kalau jembatan terputus atau rusak, ekonomi dan aktivitas masyarakat ikut terganggu,” jelas Danrem.
Brigjen TNI Nyamin juga menyampaikan, percepatan pembangunan harus diikuti standar keselamatan yang ketat, terutama pada jembatan gantung yang digunakan warga setiap hari. Keberhasilan proyek diukur dari sejauh mana masyarakat merasakan dampak langsung, bukan hanya dari target penyelesaian.
Hambatan geografis selama ini berdampak langsung pada aktivitas warga. Mulai dari distribusi hasil kebun hingga akses pendidikan dan layanan dasar. Dengan hadirnya jembatan permanen dan aman, risiko tersebut diharapkan berkurang signifikan.
“Kita kejar waktu, tapi tidak boleh abaikan kualitas pekerjaan. Jembatan ini harus kuat, aman, dan bertahan lama karena dipakai setiap hari oleh masyarakat,” pungkas Danrem 042/Gapu.
Percepatan pembangunan dua jembatan ini diproyeksikan menjadi pengungkit konektivitas kawasan Kerinci dan Sungai Penuh, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal yang selama ini tertahan oleh keterbatasan infrastruktur.
Keterlibatan TNI dalam pengawalan proyek infrastruktur ini, lanjutnya, merupakan bagian dari fungsi teritorial untuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal akibat keterbatasan akses.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....