Walikota Jambi Dorong Percepatan Luas Tambah Tanam lewat Tanam Padi Gogo

  • 11 Apr 2026 14:41 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan tanam serentak padi ladang (gogo) 2026 di Kelompok Tani Kasturi, kawasan Simpang III Sipin yang melibatkan sekitar 500 anggota Pramuka, Sabtu 11 April 2026.

Walikota Jambi, Maulana, menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mempercepat pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) 2026 melalui berbagai strategi, salah satunya penanaman padi gogo secara serentak. Untuk target LTT Kota Jambi yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia mencapai 654 hektare. Namun, pada 2026 ini, realisasi yang direncanakan baru sebesar 529 hektare.

"Untuk mengakselerasi pencapaian target tersebut, kita lakukan berbagai upaya, salah satunya dengan penanaman padi ladang seluas 9 hektare,” kata Maulana.

Pemkot Jambi juga mendorong inovasi di sektor pertanian melalui penerapan teknologi SALIBU (Satu Kali Tanam Bisa Panen Lebih dari Satu Kali) yang telah diterapkan pada lahan seluas kurang lebih 150 hektare. Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus diperkuat melalui berbagai program strategis guna menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, serta kelancaran distribusi bahan pangan.

“Langkah-langkah seperti pasar murah dan sidak gabungan merupakan bentuk nyata kepedulian bersama dalam menjaga stabilitas harga, terutama komoditas penyumbang inflasi,” jelas Walikota Jambi.

Penguatan sektor pertanian juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Komoditas padi sebagai sumber utama pangan masyarakat harus terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Ketahanan pangan yang kuat akan berdampak pada daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas inflasi,” ungkapnya.

Dengan harapan kegiatan tanam serentak ini menjadi langkah awal percepatan pencapaian target LTT sekaligus meningkatkan luas panen di Kota Jambi. Pada Maret 2026, Kota Jambi mencatat deflasi sebesar -0,22 persen secara bulanan, dengan tingkat inflasi tahunan (year on year) sebesar 2,96 persen. Dengan menjaga stabilitas ekonomi daerah terus dilakukan melalui rapat rutin TPID serta sidak berkala untuk memastikan harga komoditas tetap terkendali.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengapresiasi keterlibatan ratusan anggota Pramuka dalam kegiatan tersebut. Inisiatif Kelompok Tani Kasturi menjadi contoh nyata pemanfaatan lahan tidur di kawasan perkotaan menjadi lebih produktif dan bernilai ekonomis.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga memiliki nilai edukasi, khususnya bagi generasi muda. Dan dpat menjadi ruang edukasi, termasuk bagi anak usia dini, serta mendorong budaya pemanfaatan lahan sempit di perkotaan agar memiliki nilai ekonomis,” tuturnya.

Keterlibatan Pramuka dalam kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ketahanan pangan sekaligus mendorong mereka untuk aktif dalam kegiatan produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....