Pemulangan Jemaah Haji Jambi Dimulai, Diawali Kloter BTH 13
- 18 Jun 2026 08:15 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi- Proses pemulangan jamaah haji Provinsi Jambi tahun 2026 resmi dimulai. Kloter BTH 13 yang jemaahnya berasal dari Kota Jambi telah tiba di Tanah Air dengan jumlah lengkap 445 orang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, mengatakan kedatangan Kloter BTH 13 menjadi awal rangkaian pemulangan jamaah haji asal Jambi setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
“Alhamdulillah kita memulangkan pertama Jambi Kloter 13 sebagai satu rangkaian proses operasional haji 2026. Kloter 13 ini semuanya berasal dari jamaah Kota Jambi dan kita bersyukur tidak ada jamaah yang meninggal dunia,” ujar Wahyudi, Selasa 16 Juni 2026.
Selain jemaah asal Kota Jambi, dalam rombongan tersebut juga terdapat jemaah tanazul dari Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Bungo yang sebelumnya tergabung dalam kloter lain. Dengan demikian, jumlah jamaah yang tiba mencapai 445 orang.

Wahyudi menjelaskan, kedatangan Kloter BTH 13 menandai dimulainya masa pemulangan jamaah haji asal Provinsi Jambi. Selanjutnya, pemulangan kloter berikutnya dijadwalkan berlangsung mulai 21 Juni hingga 1 Juli 2026.
Terkait kondisi jemaah yang masih berada di Arab Saudi, Wahyudi memastikan secara umum seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan terkendali. Pihaknya terus melakukan pemantauan melalui petugas yang masih bertugas di Makkah dan Madinah.
“Alhamdulillah semuanya masih sehat, masih terkendali dan kita terus melakukan monitoring. Petugas-petugas di daerah kerja Makkah dan Madinah masih berada di sana untuk melakukan pengawasan terhadap jamaah kita selama proses pemulangan,” katanya.
Ia menjelaskan, bagi jemaah yang mengalami gangguan kesehatan dan memerlukan penanganan khusus, pemerintah telah menyiapkan mekanisme pendampingan hingga jamaah tersebut dapat kembali ke Indonesia.
“Kalaupun nanti saat proses pemulangan ada jamaah yang harus dirawat, mereka akan tetap mendapatkan pelayanan sampai bisa dipulangkan ke Tanah Air. Petugas dari Kementerian Haji akan terus mendampingi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wahyudi menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menunjukkan sejumlah perbaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Perubahan tersebut terlihat sejak proses pemberangkatan hingga pelayanan jamaah di Arab Saudi.
Beberapa inovasi yang diterapkan antara lain sistem layanan terpadu atau one stop service, perubahan strategi penanganan jemaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), serta rencana pembentukan daerah kerja khusus Armuzna pada musim haji mendatang.
Selain itu, penggunaan dua syarikat atau perusahaan penyedia layanan haji dinilai memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan jemaah.
“Yang terasa sekali adalah tahun ini kita hanya menggunakan dua syarikat. Sehingga tidak ada persoalan berarti terkait proses penanganan jamaah. Ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu yang menggunakan delapan syarikat,” ungkapnya.
Wahyudi berharap proses pemulangan seluruh jemaah haji asal Jambi dapat berjalan lancar hingga kloter terakhir tiba di Tanah Air pada awal Juli mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....