Persiapan Pemulangan Jemaah Haji Jambi, Mayoritas Tiba Malam Hari

  • 09 Jun 2026 20:13 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi- Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Jambi secara resmi merilis jadwal kepulangan jemaah haji yang direncanakan dimulai pada pertengahan Juni mendatang. Berdasarkan skema yang disusun, mayoritas jemaah dijadwalkan tiba di Asrama Haji Jambi pada waktu malam hari, yang menuntut kesiapan ekstra dari seluruh petugas.

Kepala Kanwil Kemenhaj Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyebutkan bahwa Kloter BTH 13 akan menjadi rombongan pertama yang berangkat dari Arab Saudi pada 15 Juni dan dijadwalkan masuk ke Aula Asrama Haji Jambi pada Selasa, 16 Juni pukul 20.20 atau 20.35 WIB.

Setelah jeda beberapa hari, kepulangan akan berlanjut untuk kloter-kloter berikutnya, di mana sebagian besar jadwal pendaratan terjadi antara pukul 19.00 hingga tengah malam. Tercatat hanya Kloter BTH 23 yang memiliki jadwal berbeda karena diperkirakan tiba pada subuh hari sekitar pukul 05.50 WIB.

"Artinya dari jadwal ini kita akan menerima jemaah dan mengulangkan jemaah itu pada malam hari," kata Wahyudi, dalam Rapat Persiapan Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Haji Antara di Asrama Haji Jambi bersama para stakeholder, Selasa 9 Juni 2026.

Kemenhaj juga memberikan perhatian khusus pada kondisi psikologis jemaah saat tiba di tanah air. Setelah melalui perjalanan panjang, jemaah diprediksi akan mengalami kelelahan fisik yang berdampak pada stabilitas emosional mereka.

"Kita menyadari bahwa ada kondisi psikologi. Pertama, lelah. Kedua, pengen cepat ketemu dengan keluarga," katanya.

Selain faktor psikologis, aspek keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Kemenhaj tetap memberlakukan rentang waktu tunggu (space) selama lima jam di Batam setelah pesawat dari Arab Saudi mendarat sebelum jemaah diterbangkan menuju Jambi. Hal ini dilakukan demi menjamin keselamatan dan ketenangan jemaah selama proses transit.

“Keputusan ini juga didasarkan pada evaluasi fase keberangkatan lalu, di mana faktor cuaca sempat menjadi kendala krusial yang menyebabkan keterlambatan penerbangan,” kata Wahyudi.

Menurutnya, dengan koordinasi yang lebih matang antara tim medis dari Balai Kekarantinaan Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan Imigrasi, Wahyudi berharap proses pemulangan tahun ini dapat berjalan lebih tertib dan tenang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....