Jajaran Kemenhaj Takziah ke Rumah Duka Jemaah Haji Sarolangun yang Wafat di Makkah

  • 25 Mei 2026 22:59 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi- Suasana haru menyelimuti kediaman almarhumah Asniyati Ahmad Bawari di Kelurahan Limbur Tembesi, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun. Jajaran Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sarolangun, Senin 25 Mei 2026 takziah ke rumah duka jemaah haji yang wafat di Tanah Suci Makkah tersebut.

Mewakili Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jambi, rombongan takziah dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenhaj Sarolangun, Raja Kurnain Ahmad. Kehadiran pihak Kemenag disambut hangat oleh anak-anak serta keluarga besar almarhumah yang sedang dirundung duka.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenhaj Sarolangun menyampaikan rasa duka mendalam atas berpulangnya almarhumah saat menunaikan ibadah haji. Sementara itu, pihak keluarga yang diwakili oleh ahli waris menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan kehadiran keluarga besar Kemenag. Pihak keluarga juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhumah semasa hidup.

"Kami atas nama keluarga besar menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan bapak dan ibu dari Kemenag. Kami juga memohon maaf yang setulus-tulusnya jika ada kesalahan atau kekhilafan almarhumah semasa hidupnya," ujar salah satu perwakilan keluarga.

Semasa hidupnya, Asniyati dikenal sebagai seorang ibu rumah tangga yang memiliki kepribadian sangat ramah dan baik kepada siapa saja. Kepergiannya meninggalkan empat orang anak yang kini harus ikhlas melepas kepulangan sang ibu ke rahmatullah.

Di balik kepergiannya di Tanah Suci, ternyata terselip sebuah firasat atau pesan terakhir yang sangat menyentuh hati. Menurut penuturan pihak keluarga, saat hendak berpamitan untuk berangkat haji kepada keluarga dan tetangga, almarhumah sempat menitipkan anak-anaknya dengan kalimat yang seolah menjadi pertanda bahwa ia tidak akan kembali pulang ke tanah air.

"Titip anak-anak aku yo, aku dakdo balek lagi dak (Titip anak-anak saya ya, saya tidak akan pulang lagi)," kenang salah seorang kerabat menirukan ucapan terakhir almarhumah saat berpamitan.

Pesan mendalam tersebut kini menjadi kenangan terakhir yang begitu membekas bagi keluarga dan tetangga yang ditinggalkan. Semoga almarhumah Asniyati Ahmad Bawari mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan ibadah hajinya diterima sebagai haji yang mabrur.

Informasi sebelumnya, Asniyati Ahmad Bawari (52 tahun) merupakan emaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 24.

Berdasarkan data medis yang dihimpun, almarhumah mengembuskan napas terakhirnya di King Faisal Hospital, Makkah, pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 22.36 Waktu Arab Saudi (WAS).

Berdasarkan surat kematian (certificate of death) yang dikeluarkan oleh Indonesian Medical Mission, almarhumah meninggal dunia akibat Syok Kardiogenik (gagal pompa jantung). Kondisi ini dipicu oleh gangguan irama jantung (Aritmia), yang berakar dari terjadinya krisis hormon tiroid yang melonjak drastis (Krisis Tiroid/Thyroid Storm). Riwayat penyakit Diabetes Melitus yang diderita almarhumah juga turut memperberat kondisi fisik secara keseluruhan sebelum wafat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....