Kemenhaj RI Pastikan Ketersediaan Makanan Siap Santap Selama Jemaah di Armuzna

  • 17 Mei 2026 09:37 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kementerian Haji dan Umroh memastikan ketersediaan makanan siap santap atau ready to eat (RTE) bagi jemaah haji Indonesia selama puncak ibadah haji. Setiap jemaah akan mendapatkan total 15 porsi makanan dengan cita rasa khas Nusantara.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji Kementerian Haji dan Umrah, Jaenal Effendi. Dijelaskannya, dapur-dapur penyedia konsumsi di Makkah akan memasok makanan pada 7, 8, dan 13 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 24, 25, dan 30 Mei 2026.

Kementerian Haji dan Umroh juga melakukan pengecekan rutin guna memastikan makanan siap santap dapat didistribusikan ke seluruh hotel jemaah Indonesia pada 6 Dzulhijjah 1447 H atau 23 Mei 2026.

“Dari dapur, paket makanan siap santap akan didistribusikan ke seluruh hotel yang ada. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik sehingga jemaah kita bisa tenang dalam melakukan ibadah. Masih ada sampai tanggal 6 Dzulhijjah nanti untuk menyiapkan segala sesuatunya,” ujar Jaenal.

Rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) akan dimulai pada 8 Dzulhijjah 1447 H atau Senin, 25 Mei 2026, ketika jemaah mulai bergerak dari Makkah menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf.

Mulai 8 Dzulhijjah siang hingga 13 Dzulhijjah pagi, konsumsi bagi jemaah yang berada di Arafah hingga Mina akan disediakan oleh pihak syarikah atau perusahaan penyelenggara layanan haji di Arab Saudi, yakni Rakeen Mashariq dan Albait Guest.

Setelah jemaah kembali ke hotel di Makkah, layanan konsumsi kembali ditangani oleh dapur-dapur penyedia makanan di Makkah. Ia juga mengungkapkan sejumlah menu yang akan disajikan kepada jemaah haji Indonesia. Seluruh menu dipastikan memiliki cita rasa Nusantara untuk mengurangi kerinduan jemaah terhadap makanan tanah air.

“Menunya tentu cita rasa Indonesia, khas. Ada rendang, ada telurnya, macam-macam,” katanya.

Menurut Jaenal, cita rasa khas Indonesia sudah dihadirkan sejak awal jemaah menerima konsumsi di hotel. Kementerian Haji dan Umroh akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala, termasuk dengan mengunjungi langsung dapur-dapur penyedia konsumsi. Karena ini merupakan tahun pertama penyelenggaraan ibadah haji oleh Kementrian haji dan umroh RI.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....