Ingin Berhaji? Amalkan Surat Al Maidah Ayat 35
- 04 Mei 2025 13:44 WIB
- Jambi
KBRN, Jambi : Menunaikan ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima, artinya setiap umat muslim wajib untuk mengupayakan diri untuk bisa melaksanakannya. Namun keterbatasan ekonomi selalu menjadi alasan yang mengemuka, walau disadari bahwa dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Tidak cukup niat atau keinginan saja, do'a dan ikhtiar juga harus kuat agar Alloh Subhana Wa Ta'ala beri jalan dan kemudahan untuk bisa sampai di tanah suci untuk berhaji.
Hal itu juga ditegaskan oleh Ustadz Adi Hidayat bahwa menunaikan ibadah haji bukan hanya tentang niat, melainkan usaha nyata yang dibarengi dengan ketakwaan. Menurutnya, untuk dapat berhaji bisa datang lebih cepat jika seseorang benar-benar bersungguh-sungguh.
Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa salah satu cara dahsyat untuk mempercepat datangnya kesempatan dan panggilan haji adalah dengan mengamalkan apa yang difirmankan Alloh Subahana Wa Ta'ala dalam Al-Qur’an surah Al-Ma’idah ayat 35, yang artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Alloh, carilah wasilah (jalan untuk mendekatkan diri) kepada-Nya, dan berjihadlah (berjuanglah) di jalan-Nya agar kamu beruntung."
Terdapat tiga poin yang disampaikan Alloh dalam surat Al Maidah ayat 35 bagaimana upaya yang dapat dilakukan oleh umat muslim agar dapat menunaikan ibadah haji. Hal pertama terkait ketakwaan bisa dimulai dari hal-hal sederhana seperti meningkatkan kualitas ibadah. Takwa bukan hanya diucapkan, tapi juga diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
Bagi umat Islam yang ingin menunaikan ibadah haji mulailah dengan cara menabung. Tabungan tersebut harus diniatkan semata-mata untuk ibadah, bukan karena gengsi atau pamer. Menabung untuk bisa berhaji, bisa dimulai dari jumlah kecil yang disisihkan secara konsisten. yakinlah bahwa Alloh akan membantu dengan cara-Nya jika niat seseorang benar-benar tulus.
Selain menabung, Ustadz Adi Hidayat juga menganjurkan umat Islam memperbanyak amal sholeh. Amal-amal tersebut misalnya dengan selalu bangun di malam hari untuk sholat tahajud, berpuasa sunnah, hingga menghadiri majelis taklim. Setiap amal yang dilakukan hendaknya diniatkan agar menjadi jalan dimudahkan dalam berhaji.
Niat yang jelas akan membawa arah usaha yang fokus dan penuh kesungguhan. Menurutnya, Alloh tidak akan memberikan kesempatan kepada orang yang tidak berusaha. Maka dari itu, jika ingin diberikan rezeki haji, seseorang harus memperlihatkan kesungguhan dalam tindakannya.
Amal yang dilakukan juga sebaiknya dilakukan secara rutin dan tidak hanya sesekali. Ketekunan adalah bagian dari ikhtiar yang menunjukkan keseriusan dalam beribadah. Selain itu, menghindari maksiat dan memperbaiki akhlak juga menjadi bagian dari proses bertakwa. Hati yang bersih dan taat akan lebih mudah menerima pertolongan Alloh. Sedekah juga penting, meskipun dalam jumlah kecil. Sedekah akan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Berhaji bukan soal kaya atau miskin, tapi soal kesungguhan dan kesiapan. Banyak yang secara ekonomi terbatas, namun diberi jalan ke tanah suci karena amal sholeh. Siapapun yang bersungguh-sungguh akan merasakan pertolongan Alloh secara nyata. Usaha kecil sekalipun, jika dilakukan semata karena Alloh, akan dibalas dengan besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....