Kerja Sama Steve Vai dan Ibanez

  • 26 Mei 2026 20:46 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kolaborasi antara Steve Vai dan Ibanez saat ini dianggap sebagai salah satu kerja sama paling berpengaruh di dunia gitar. Namun siapa sangka, di awal kemunculannya justru banyak pihak yang meragukan konsep tersebut. Desain gitar yang terlalu “aneh” dan berbeda membuat banyak orang di industri musik era 1980-an menganggap proyek itu tidak akan sukses.

Pada pertengahan 1980-an, Steve Vai sedang berada di puncak popularitas setelah bermain bersama David Lee Roth. Ia ingin membuat gitar yang benar-benar sesuai dengan gaya bermainnya yang ekstrem dan futuristik. Banyak perusahaan gitar saat itu sebenarnya tertarik bekerja sama dengannya, tetapi kebanyakan hanya menawarkan desain lama dengan sedikit perubahan. Vai akhirnya memilih Ibanez karena perusahaan asal Jepang itu berani menerima ide-ide nyelenehnya tanpa banyak kompromi.

Masalah mulai muncul ketika desain awal gitar JEM diperlihatkan ke publik. Banyak musisi dan pengamat gitar menganggap tampilannya terlalu berlebihan. Ada pegangan “Monkey Grip” di body gitar, warna-warna neon mencolok, hingga konsep fret 24 yang saat itu belum umum dipakai gitar mainstream. Beberapa orang bahkan menilai gitar tersebut terlihat seperti “mainan futuristik” dibanding instrumen serius untuk musisi profesional.

Tidak sedikit toko musik dan distributor yang awalnya ragu memasarkan gitar ini. Industri gitar kala itu masih sangat didominasi desain klasik ala Fender dan Gibson. Sementara JEM hadir dengan konsep superstrat modern yang terasa terlalu maju untuk zamannya. Bahkan Steve Vai sendiri pernah mengaku ia tidak menyangka gitar tersebut akan diminati banyak orang karena awalnya ia hanya ingin membuat gitar impiannya sendiri.

Namun semua keraguan itu perlahan berubah setelah JEM resmi diperkenalkan di ajang NAMM Show 1987. Penampilan Steve Vai bersama gitar tersebut langsung mencuri perhatian pengunjung. Teknik permainan cepat, dive bomb ekstrem, dan tampilan gitar yang unik justru membuat banyak gitaris muda terpukau. Dalam waktu singkat, JEM berubah dari proyek yang dianggap aneh menjadi simbol baru gitar modern era shred dan rock metal.

Kesuksesan kolaborasi ini akhirnya mengubah arah industri gitar dunia. Dari JEM lahir seri RG yang kemudian menjadi salah satu lini gitar paling populer milik Ibanez. Bahkan banyak fitur yang dulu dianggap aneh kini justru menjadi standar gitar modern. Kolaborasi Steve Vai dan Ibanez membuktikan bahwa ide yang awalnya ditolak dunia musik belum tentu gagal, malah bisa menjadi revolusi besar jika dijalankan dengan keyakinan dan keberanian.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....