Tension Senar Raket Badminton Ideal Untuk Pemula

  • 19 Mei 2026 17:28 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Memilih tension atau tingkat kekencangan senar raket badminton sering dianggap sepele oleh pemain pemula. Padahal, tension sangat berpengaruh terhadap kenyamanan bermain, kontrol shuttlecock, hingga risiko cedera pada tangan. Banyak pemain baru tergoda memakai tension tinggi karena ingin terlihat seperti atlet profesional, padahal belum tentu cocok dengan kemampuan mereka saat ini.

Untuk pemula, tension ideal biasanya berada di kisaran 18 hingga 22 lbs. Angka ini dianggap pas karena pantulan shuttlecock masih cukup “ramah” sehingga tenaga yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Dengan tension yang lebih rendah, pemain juga lebih mudah menghasilkan pukulan jauh meskipun teknik dan power belum maksimal. Hal ini membuat proses belajar jadi lebih nyaman dan tidak cepat melelahkan.

Sebaliknya, tension yang terlalu tinggi justru bisa menyulitkan pemain baru. Senar yang terlalu kencang membutuhkan timing dan teknik pukulan yang lebih presisi. Jika belum terbiasa, shuttlecock malah sering tidak melaju dengan baik atau pukulan terasa “mati”. Selain itu, tangan dan pergelangan juga bisa lebih cepat pegal karena raket terasa lebih keras saat digunakan.

Banyak pelatih badminton menyarankan pemula untuk fokus dulu pada teknik dasar seperti footwork, servis, dan konsistensi pukulan dibanding mengejar tension tinggi. Setelah kemampuan mulai berkembang dan pukulan semakin stabil, tension bisa dinaikkan secara bertahap sesuai kebutuhan bermain. Pemain yang mulai serius berlatih biasanya perlahan mencoba tension 23 hingga 25 lbs untuk mendapatkan kontrol yang lebih tajam.

Pada akhirnya, tension terbaik bukan soal ikut tren, melainkan soal kenyamanan dan kemampuan masing-masing pemain. Pemula sebaiknya tidak malu memakai tension rendah karena tujuan utama di tahap awal adalah membangun teknik dan rasa percaya diri saat bermain. Dengan tension yang tepat, permainan akan terasa lebih menyenangkan dan risiko cedera pun bisa diminimalkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....