Berawal Dari Copycat, Digugat Dan Mendunia
- 19 Mei 2026 17:23 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Nama Ibanez kini identik dengan dunia gitar modern, terutama di genre rock dan metal. Namun siapa sangka, perjalanan brand asal Jepang ini justru dimulai dari “meniru” gitar-gitar terkenal buatan Amerika. Pada era 1950-an hingga awal 1970-an, Ibanez dikenal memproduksi replika gitar dari brand besar seperti Gibson dan Fender. Bentuknya dibuat sangat mirip, bahkan sampai detail kecilnya pun ikut ditiru demi memenuhi permintaan pasar yang ingin gitar bergaya premium dengan harga lebih terjangkau.
Awalnya, nama Ibanez sendiri berasal dari pembuat gitar asal Spanyol bernama Salvador Ibáñez. Perusahaan Jepang Hoshino Gakki kemudian menggunakan nama tersebut untuk lini gitarnya. Di masa itu, industri musik Jepang memang sedang berkembang pesat, sementara gitar buatan Amerika harganya cukup mahal bagi banyak musisi. Maka lahirlah gitar-gitar “copycat” yang tampil keren tetapi lebih ramah di kantong.
Meski dianggap peniru, kualitas gitar Ibanez perlahan mulai diakui. Bahkan beberapa model tiruannya dibuat dengan material dan pengerjaan yang cukup rapi. Pada awal 1970-an, popularitas gitar replika ini makin besar sampai akhirnya memicu konflik hukum dengan Gibson. Masa itu kemudian terkenal dengan istilah “lawsuit era”, yaitu periode ketika produsen Jepang dituduh terlalu mirip menyalin desain gitar Amerika.
Alih-alih tenggelam karena kontroversi, Ibanez justru menjadikan momen itu sebagai titik balik. Mereka mulai fokus menciptakan desain sendiri dan berinovasi dalam dunia gitar modern. Hasilnya mulai terlihat ketika Ibanez merilis seri-seri original dengan bentuk yang lebih agresif, leher gitar super tipis, dan fitur yang cocok untuk permainan cepat. Gaya ini ternyata sangat disukai para gitaris rock dan shredder di era 1980-an.
Nama Ibanez semakin melejit setelah dipakai oleh banyak gitaris terkenal dunia. Salah satu sosok paling berpengaruh adalah Steve Vai yang ikut melahirkan seri legendaris JEM. Selain itu ada juga Joe Satriani dengan seri signature JS yang sukses besar di pasaran. Kehadiran para gitaris virtuoso ini membuat citra Ibanez berubah total, dari sekadar pembuat tiruan menjadi simbol gitar modern berperforma tinggi.
Kini Ibanez berdiri sejajar dengan brand gitar papan atas dunia. Produknya dipakai mulai dari musisi pemula hingga profesional internasional. Perjalanan mereka menjadi bukti bahwa sebuah brand bisa berkembang besar lewat keberanian berbenah dan berinovasi. Dari yang dulu hanya dikenal sebagai “peniru”, Ibanez berhasil membangun identitas sendiri dan menjelma menjadi salah satu nama paling berpengaruh di industri gitar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....