Ganti Senar Raket Badminton Tunggu Putus Dulu?

  • 17 Mei 2026 19:16 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Banyak pemain badminton baru mengganti senar raket ketika senarnya sudah putus. Padahal, performa senar sebenarnya bisa menurun jauh sebelum itu terjadi. Senar yang sudah terlalu lama dipakai biasanya kehilangan elastisitas sehingga pukulan terasa kurang nyaman, tenaga berkurang, dan kontrol shuttlecock jadi tidak maksimal. Karena itu, mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti senar cukup penting agar permainan tetap enak dimainkan.

Salah satu tanda paling umum adalah suara pukulan yang mulai berubah. Senar baru biasanya menghasilkan suara yang nyaring dan solid saat shuttlecock dipukul. Namun jika suara mulai terdengar lebih “dempet” atau tidak bertenaga, bisa jadi tension senar sudah menurun. Kondisi ini sering terjadi meskipun senar secara fisik masih terlihat bagus dan belum putus.

Selain suara, permukaan senar juga bisa menjadi petunjuk. Jika terlihat mulai berbulu, bergeser terus-menerus, atau terdapat bagian yang aus akibat gesekan, itu tandanya senar sudah bekerja terlalu keras. Pemain yang rutin latihan atau sering bermain smash biasanya akan mengalami keausan lebih cepat dibanding pemain santai yang hanya bermain sesekali.

Beberapa pemain badminton bahkan memiliki jadwal rutin mengganti senar meskipun belum rusak. Ada aturan sederhana yang cukup populer, yaitu jumlah pergantian senar dalam setahun mengikuti frekuensi bermain dalam seminggu. Misalnya bermain dua kali seminggu, maka minimal mengganti senar dua kali dalam setahun. Meski begitu, aturan ini tidak wajib karena kondisi senar juga dipengaruhi tension, jenis senar, dan gaya bermain masing-masing orang.

Mengganti senar tepat waktu bukan cuma soal menjaga performa, tetapi juga kenyamanan dan keamanan saat bermain. Senar yang sudah terlalu lemah bisa membuat tangan cepat pegal karena tenaga pukulan tidak tersalurkan dengan baik. Jadi, jangan menunggu sampai putus total. Jika raket mulai terasa berbeda saat dipakai, bisa jadi itu sinyal bahwa sudah waktunya mengganti senar baru.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....