Suara Penyiar ternyata Bisa Seperti Teman
- 01 Sep 2026 17:10 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Pernahkah Anda merasa seperti sedang ditemani seseorang, padahal sebenarnya hanya sedang mendengarkan radio ? Suara penyiar yang menyapa di pagi hari, menemani perjalanan, mengisi waktu saat bekerja, atau hadir ketika malam terasa sepi, ternyata bisa menciptakan rasa kedekatan yang unik. Pendengar bahkan bisa merasa mengenal karakter seorang penyiar, meski belum pernah bertemu secara langsung.
Fenomena ini berkaitan dengan hubungan parasosial, yaitu rasa kedekatan yang terbentuk antara seseorang dengan figur yang mereka ikuti melalui media. Dalam konteks radio, suara menjadi bagian penting karena pendengar tidak hanya menerima informasi atau musik, tetapi juga mendengar intonasi, candaan, cerita, dan respons penyiar secara langsung.
Berbeda dengan konten media sosial yang bisa dipilih dan dilewati dalam hitungan detik, radio menghadirkan pengalaman yang lebih mengalir. Penyiar berbicara seolah sedang berkomunikasi langsung dengan pendengarnya. Ketika penyiar mengatakan, “Selamat siang, kamu yang sedang bekerja,” atau membacakan pesan dari pendengar, muncul perasaan bahwa ada seseorang yang benar-benar sedang menemani.
Kedekatan tersebut semakin terasa ketika radio hadir dalam rutinitas sehari-hari. Ada pendengar yang terbiasa mendengarkan penyiar tertentu saat berangkat kerja, menemani perjalanan pulang, mengerjakan tugas, atau sekadar menikmati waktu santai. Lama-kelamaan, suara yang awalnya hanya terdengar dari radio bisa menjadi bagian dari keseharian. Menariknya, di tengah banyaknya pilihan hiburan digital, hubungan seperti ini masih menjadi salah satu kekuatan radio. Radio bukan hanya tentang frekuensi atau lagu yang diputar, tetapi juga tentang kehadiran manusia di balik suara.
Menjelang momentum HUT RRI pada 11 September, hal ini menjadi pengingat bahwa perjalanan radio selama puluhan tahun bukan hanya tentang teknologi dan siaran. Ada suara-suara yang pernah menemani berbagai generasi, menjadi teman dalam perjalanan, memberikan informasi, menghibur, bahkan hadir di saat seseorang merasa sendirian. Karena mungkin, alasan seseorang tetap menyalakan radio bukan semata-mata karena ingin mendengarkan lagu. Tetapi karena di balik suara itu, ada perasaan: “Saya tidak sendirian.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....