Banyak Teman Online akan tetapi Merasa Sepi
- 30 Jun 2026 17:20 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Di era digital, seseorang dapat terhubung dengan ratusan bahkan ribuan orang hanya melalui layar ponsel. Namun ironisnya, rasa kesepian justru menjadi keluhan yang semakin sering muncul. Banyak orang mengaku aktif di media sosial, rutin berkomunikasi melalui aplikasi pesan, hingga mengikuti berbagai komunitas daring, tetapi tetap merasa sendirian.
Para ahli menyebut fenomena ini sebagai "digital loneliness" atau kesepian digital. Kondisi ini terjadi ketika seseorang memiliki banyak interaksi secara online, tetapi tidak mendapatkan kedekatan emosional yang dibutuhkan. Interaksi virtual memang dapat membuat seseorang tetap terhubung, namun tidak selalu mampu menggantikan kualitas hubungan yang mendalam dan bermakna.
Media sosial juga sering membuat seseorang membandingkan kehidupannya dengan orang lain. Linimasa yang dipenuhi unggahan tentang pencapaian, kebahagiaan, dan kebersamaan dapat menimbulkan perasaan tertinggal atau kurang berharga. Akibatnya, seseorang merasa semakin terisolasi meski setiap hari berinteraksi di dunia maya.
Selain itu, jumlah teman atau pengikut di media sosial tidak selalu mencerminkan kualitas hubungan sosial yang dimiliki. Psikolog menjelaskan bahwa kesepian lebih berkaitan dengan kualitas koneksi emosional daripada banyaknya orang yang berada di sekitar seseorang. Seseorang dapat memiliki banyak teman, tetapi tetap merasa tidak dipahami, tidak didengar, atau tidak memiliki tempat untuk berbagi perasaan secara mendalam.
Penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan dapat berkaitan dengan meningkatnya rasa kesepian. Ketika waktu yang dihabiskan untuk berinteraksi secara langsung berkurang dan digantikan oleh aktivitas daring, kebutuhan sosial yang lebih mendalam terkadang tidak terpenuhi.
Untuk mengurangi rasa kesepian, para ahli menyarankan agar seseorang tidak hanya fokus pada jumlah interaksi, tetapi juga membangun hubungan yang berkualitas. Meluangkan waktu bertemu keluarga, berbicara dari hati ke hati dengan teman, mengikuti kegiatan komunitas, atau menjalani hobi bersama orang lain dapat membantu memperkuat koneksi sosial yang lebih bermakna.
Kesepian bukan selalu berarti tidak memiliki teman. Di tengah dunia yang semakin terhubung secara digital, rasa sepi justru dapat muncul ketika kebutuhan emosional seseorang tidak terpenuhi. Karena itu, menjaga kualitas hubungan sosial di dunia nyata tetap menjadi salah satu kunci penting untuk kesehatan mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....