Makanan Pembawa Keberuntungan Perayaan Imlek 2025

  • 27 Jan 2025 10:41 WIB
  •  Jambi

KBRN,Jambi: Masyarakat tionghoa pada Rabu (29/1/2025) mendatang akan melakukan perayaan Imlek. Perayaan ini menandai dimulainya Tahun Ular Kayu pada kalender China. Imlek dirayakan selama 16 hari, yang selalu diawali dengan malam tahun baru hingga berakhir pada perayaan Cap Go Meh.

Tradisi China, makanan adalah bagian dari salah satu elemen penting di perayaan ini. Hidangan yang disajikan bukan hanya sekadar lezat, namun juga sarat makna yang mencerminkan doa untuk kebahagiaan, kemakmuran dan keberuntungan.

Ada 12 makanan yang konon dapat membawa keberuntungan sepanjang tahun, yang wajib dikonsumsi pada perayaan Imlek.

1. Ikan utuh (yu), simbol kelimpahan

Hidangan ikan utuh selalu hadir di meja makan perayaan Imlek, melambangkan kelimpahan dan kesejahteraan. Ikan dimasak utuh dengan kepala dan ekor sebagai simbol kehidupan yang lengkap dan harmoni keluarga. Biasanya sering disajikan dengan cara dikukus, menggunakan jahe, bawang putih, dan saus kecap. Faktanya lagi ikan yang disajikan tidak boleh dihabiskan. Dengan menyisakan ikan berarti rezeki dan keberuntungan akan berlimpah sepanjang tahun.

2. Bola-bola nasi (tangyuan), simbol kebersamaan keluarga

Tangyuan berbentuk bulat sempurna, yang melambangkan harapan dan keharmonisan keluarga untuk selalu bersama. Makanan terbuat dari tepung beras ketan yang kenyal, biasanya diisi dengan pasta kacang merah, wijen, atau kacang tanah dan disajikan dalam kuah manis, juga sering disajikan hingga perayaan Cap Go Meh.

3. Kue keranjang (niangao), simbol kenaikan dan kemajuan

Niangao atau Kue keranjang yaitu kue yang terbuat dari tepung ketan, yang melambangkan peningkatan dan kemajuan di berbagai aspek kehidupan. Pada bahasa China, 'niangao' berarti 'naik lebih tinggi dari tahun ke tahun'. Kue manis biasanya dibuat dengan campuran gula, kurma merah, dan kacang.

4. Dumpling (jiaozi), simbol kekayaan

Dumpling atau jiaozi mempunyai bentuk seperti batangan perak zaman kuno. Makanan yang melambangkan rezeki yang melimpah dan kemakmuran. Melansir dari laman China Highlights, semakin banyak dumpling yang dimakan saat malam tahun baru, maka semakin banyak keberuntungan yang akan didapat sepanjang tahun.

Dumpling atau jiaozi biasanya berisi campuran daging cincang dan sayuran seperti babi, ayam, udang, atau daging sapi, kemudian dibungkus dalam kulit tipis lalu dimasak dengan cara dikukus, direbus, atau digoreng.

5. Lumpia (chunjuan), simbol kemakmuran

Lumpia terdiri dari kulit tipis yang diisi dengan sayuran, daging, atau isian manis, kemudian digoreng sampai renyah. Hidangan ini sangat populer, terutama di wilayah China Selatan, seperti Guangdong dan Shanghai. berwarna keemasan lumpia setelah digoreng konon jadi simbol kemakmuran karena melambangkan tumpukan emas.

6. Ayam atau bebek utuh sebagai simbol persatuan keluarga

Ayam atau bebek utuh sangat sering disajikan yang merupakan lambang persatuan keluarga dan rasa hormat kepada leluhur. Hidangan ini biasanya diolah dengan cara direbus, dipanggang, atau dibuat Peking duck. Dengan penyajian utuh dari kepala hingga ekor mencerminkan keharmonisan dan keutuhan.

7. Mi panjang (changshou mian), simbol umur panjang

Seperti namanya, mi panjang sering dimasak dengan cara ditumis atau disajikan dalam kuah kaldu yang lezat melambangkan umur yang panjang dan kesehatan. Mengutip Reader's Digest, uniknya lagi mi ini tidak boleh dipotong selama dimasak maupun saat dimakan.

8. Buddha's delight (lo han jai), simbol kesucian

Buddha's delight merupakan sajian makanan vegetarian yang terbuat dari berbagai sayuran seperti rebung, jamur, tahu goreng, dan bihun. Hidangan ini bukan hanya menyehatkan, namun juga mencerminkan kemurnian dan kesederhanaan, sesuai dengan ajaran Buddha.

9. Telur utuh, simbol kesuburan dan rezeki

Telur utuh sering disajikan dalam masakan seperti sup atau hidangan telur rebus dengan saus kecap. Kuning telur memiliki lambang emas, sementara bentuk bulatnya melambangkan rezeki dan kebersamaan.

10. Buah jeruk jadi simbol kebahagiaan dan keberlimpahan

Jeruk, tangerine, atau buah berbentuk bulat lainnya melambangkan kemakmuran, keberuntungan, dan kebahagiaan. Keemasan warna jeruk dianggap sebagai simbol kekayaan. Pada tradisi Imlek, buah ini sering diberikan sebagai hadiah kepada teman atau kerabat.

11. Daging merah (char siu), simbol kebahagiaan dan vitalitas

Char siu atau daging babi panggang yang bercita rasa manis dan gurih merupakan simbol keberuntungan. Warna merah cerah pada sajian makanan ini mencerminkan kebahagiaan dan energi positif. Warna merah juga dianggap membawa keberuntungan pada budaya China.

12. Sisa makanan, simbol kelimpahan berkelanjutan

Menyisakan makanan malam tahun baru dianggap membawa keberuntungan, melambangkan bahwa rezeki tidak akan habis dan tetap terus berlimpah sepanjang tahun, biasanya tidak dianjurkan untuk menghabiskan semua hidangan yang disajikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....