Kanwil DJPb Jambi Gelar Bimtek Pembiayaan dan Peningkatan Kapasitas UMKM
- 17 Sep 2026 16:34 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jambi menggelar kegiatan Pemberdayaan UMKM: Bimbingan Teknis Pembiayaan Selektif dan Peningkatan Kapasitas UMKM" di Jambi , Kamis 17 September 2026. Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPb Provinsi Jambi, Asyep Syaefudin, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan wujud komitmen berkala Kementerian Keuangan dalam mendampingi serta mengatasi kendala permodalan yang sering dialami oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
"Kegiatan ini rutin kami laksanakan. Tema hari ini adalah bagaimana pembiayaan selektif bagi UMKM, karena salah satu kendala di UMKM adalah masalah pembiayaan. Atas keluhan teman-teman UMKM di grup WhatsApp, sekarang kita fasilitasi," tutur Asyep Syaefudin di sela-sela acara.
Guna mengoptimalkan daya saing para pelaku usaha, DJPb Jambi menerapkan strategi pelatihan berbasis praktik langsung yang dinilai lebih mudah dipahami dan diterapkan secara konkret di lapangan. Langkah ini ditujukan untuk membina ratusan UMKM di wilayah Jambi, termasuk 60 UMKM yang berada langsung di bawah naungan binaan DJPb melalui Kanwil dan KPPN.
"Untuk meningkatkan kapasitas SDM, kita ketahui bahwasanya ibu-ibu biasanya lebih cenderung menyukai hal yang praktis. Praktiknya lebih banyak daripada teorinya. Ibu-ibu sebisa mungkin datang ke sini, langsung merekam apa yang diajarkan secara praktik, dan kemudian bisa langsung ditindaklanjuti," kata Asyep.

Sejalan dengan upaya pembinaan tersebut, realisasi penyaluran pembiayaan program pemerintah di Provinsi Jambi turut mencatatkan capaian positif, di mana Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah menembus angka Rp5,7 triliun untuk 59.000 debitur atau tumbuh 19,34 persen dari tahun sebelumnya, serta Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang mencapai Rp254 miliar bagi 31.900 debitur.
"Tingginya penyaluran ini membuktikan bahwa UMKM di Jambi benar-benar gesit dan mandiri dalam mencari akses pembiayaan untuk mengembangkan usahanya," tutur Asyep mengapresiasi keaktifan para pelaku usaha lokal.
Kendati realisasi pembiayaan terbilang besar, DJPb Jambi menandaskan pentingnya pemerataan akses modal di seluruh sektor usaha. Oleh sebab itu, Asyep meminta Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi dan UMKM untuk lebih proaktif memanfaatkan serta memperbarui data SIKP demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif. (LN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....