Puluhan UMKM Meriahkan Gentala Arasi 2025
- 23 Sep 2025 17:17 WIB
- Jambi
KBRN, Jambi : Dalam rangkaian kegiatan Gebyar Ekonomi Digital dan Literasi Jambi atau Gentala Arasi 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, puluhan pelaku UMKM turut ambil bagian dalam pameran menampilkan produk unggulan mereka. Berbagai produk hasil UMKM yang bergerak di bidang fashion, kriya, serta makanan dan minuman, ditampilkan dalam kegiatan yang berlangsung selama lima hari mulai 19 hingga 23 September 2025 tersebut.
Salah satunya adalah Susi Marlina, pemilik Usi Modist, UMKM yang bergerak di bidang Ecoprint. Susi Marlina hadir membawa produk-produk fashion ramah lingkungan berbasis teknik ecoprint. Dirinya mengaku senang bisa berpartisipasi dalam ajang ini, dan menurutnya event seperti Gentala Arasi memberi angin segar bagi para pelaku UMKM karena bisa memperkenalkan produknya agar bisa dikenal luas.

“Kami dari para UMKM mengucapkan terima kasih banyak untuk Bank Indonesia. Di sini kami, UMKM di masa sekarang kan agak susah ya karena ekonomi juga. Tapi karena dengan event ini, alhamdulillah sangat terbantu sekali dengan adanya event ini, yang mengundang tamu-tamu dari luar, dan kita bisa mempromosikan produk sustainable. hususnya kami dari Ecoprint Usi Modist,” ujar Susi Marlina, Jum’at (19/9/2025).
Melalui usahanya Ecoprint nya, Susi mengusung konsep sustainable fashion atau fashion berkelanjutan, memanfaatkan bahan-bahan ramah lingkungan dari hulu ke hilir, mulai dari penggunaan bahan-bahan alami seperti kapas dan katun, hingga proses pewarnaan yang memanfaatkan limbah daun-daunan.
Keunggulan dari produk Ecoprint Usi Modist, tidak hanya terletak pada aspek ramah lingkungan, tapi juga aman bagi kulit, terutama bagi konsumen dengan sensitivitas terhadap bahan kimia. Susi mengaku respon masyarakat terhadap produksnya sangat baik dan pemasaran produknya telah sampai ke luar Jambi.
“Jadi isu sustainable itu kita aplikasikan mulai dari bahan mentahnya sampai ke jadi fashion-nya itu, kalau bisa tuh gak ada limbahnya, semuanya terpakai. Kalau dari produksi, dari daun-daunnya itu gak ada terkendala, karena ini banyak. Selagi masih ada bumi, masih ada daun, apalagi kalau namanya daun kan semakin diambil malah kadang malah subur. Respon masyarakat untuk produk Ecoprint ini alhamdulillah menyambut baik, dan mereka merasa ada tantangan, ini ada koleksi baru yang ramah lingkungan. Pemilihan untuk mereka atau konsumen yang kulitnya sensitif dengan pewarnaan kimia itu bisa teraplikasikan di sini,” lanjutnya.
Dalam hal pemasaran, produk Ecoprint dari Usi Modist sudah menembus pasar luar Jambidan telah dikirim ke sejumlah Kota seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, bahkan produknya juga telah dikirim ke Tunisia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....