Pengamat Ekonomi Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Tergiur 'Flexing'

  • 03 Agt 2026 21:00 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, JAMBI - Fenomena unggahan di media sosial yang memamerkan kekayaan instan atau flexing hasil dari trading kian marak dan kerap memikat perhatian publik. Namun, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya begitu saja, sebab meraih kesuksesan finansial melalui trading bukanlah perkara mudah.

Akademisi Universitas Jambi sekaligus Pengamat Ekonomi, Ahmad Soleh, mengingatkan agar masyarakat tidak terkecoh dengan bayang-bayang kekayaan cepat yang kerap ditampilkan di jagat maya. Realita di dunia trading dinilainya sangat jauh berbeda dari persepsi instan yang beredar.

Ahmad Soleh menegaskan bahwa keberhasilan dalam trading membutuhkan proses yang panjang dan tidak ada yang sifatnya serba instan. Menurutnya, seseorang yang ingin terjun ke dunia trading wajib membekali diri dengan pengalaman yang matang, kemampuan analisis yang tajam, serta daya tahan mental yang kuat.

"Risiko kehilangan modal di dunia trading sangat tinggi. Jika mental belum siap dan tidak memiliki pemahaman yang cukup, potensinya justru bisa merugikan," ujar Ahmad Soleh, Senin, 3 Agustus 2026.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan literasi keuangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi atau bertransaksi di pasar keuangan. Masyarakat diminta untuk selalu bersikap rasional, tidak menggunakan uang kebutuhan pokok (uang panas), dan tidak mudah tergiur oleh iming-iming jalan pintas menuju kaya.

Dengan pemahaman risiko yang baik dan mental yang teruji, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari potensi kerugian finansial akibat ikut-ikutan tren tanpa persiapan yang matang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....