Belanja Modal APBD Regional Jambi Turun, Proyek Strategis Diminta Dipercepat

  • 25 Mei 2026 12:59 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Realisasi belanja modal APBD regional di Provinsi Jambi hingga 31 Maret 2026 mengalami penurunan tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jambi mencatat pertumbuhan belanja modal terkontraksi hingga minus 65,45 persen.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi Tunas Agung Jiwa Brata menyebutkan, meskipun secara umum pendapatan dan belanja APBD masih tumbuh positif, realisasi belanja modal masih relatif rendah dibanding tahun sebelumnya. “Belanja operasi masih mengalami pertumbuhan, tetapi belanja modal memang relatif jauh dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi pagu maupun realisasi,” ujarnya, Senin 25 Mei 2026.

Menurutnya, struktur belanja daerah saat ini masih didominasi belanja operasi, terutama belanja pegawai. Karena itu, pemerintah berharap komposisi belanja pegawai secara persentase dapat ditekan agar ruang fiskal daerah lebih banyak digunakan untuk belanja produktif. “Kita harapkan ke depan persentase belanja pegawai bisa menurun sehingga dapat dimanfaatkan untuk belanja-belanja lain yang lebih produktif,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah mendorong percepatan pelaksanaan sejumlah proyek prioritas nasional di Provinsi Jambi agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu proyek yang menjadi perhatian yakni pembangunan daerah irigasi Batang Asai di Kabupaten Sarolangun dengan pagu anggaran sekitar Rp 182 miliar. Hingga akhir Maret 2026, realisasi proyek tersebut tercatat baru mencapai sekitar 18,8 persen. Selain itu, terdapat proyek preservasi jalan dengan pagu Rp 62 miliar serta preservasi jembatan senilai Rp 46 miliar yang juga tengah berjalan.

Pemerintah berharap proyek-proyek infrastruktur tersebut dapat segera terealisasi sesuai target sehingga mampu memberikan dampak terhadap peningkatan konektivitas, aktivitas ekonomi, dan penyerapan tenaga kerja di daerah. “Kami berharap proyek-proyek dengan alokasi belanja modal besar ini bisa segera berjalan dan diselesaikan tepat waktu pada tahun ini,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....