Ini, Perkembangan Sektor Industri Keuangan Non-Bank Di Jambi

  • 25 Jan 2026 15:17 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi (OJK Jambi) mencatat perkembangan pada sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Provinsi Jambi perusahaan pergadaian posisi bulan November 2025 menunjukkan adanya penurunan aset sebesar 1,38 persen (yoy) menjadi sebesar Rp2,11 miliar yang disebabkan oleh penurunan pinjaman yang diberikan sebesar 2,20 persen (yoy) menjadi Rp1,26 miliar.

“Dari sisi Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), pada November 2025 telah menyalurkan pembiayaan sebanyak Rp3,54 miliar dengan outstanding pembiayaan sebesar Rp360,52 juta, menurun 2,07 persen (yoy) dengan jumlah nasabah sebanyak 297 orang dan NPF sebesar 2,88 persen,” kata Kepala OJK Provinsi Jambi ,Yan Iswara Rosya, Selasa 20 Januari 2026.

Sedangkan penyaluran pembiayaan pada Perusahaan Pembiayaan posisi Oktober 2025 sebesar Rp9,14 triliun atau naik 1,85 persen (yoy) dengan Non-Performing Financing (NPF) di angka 2,94 persen atau membaik 0,88 persen (yoy). Terdapat peningkatan jumlah kontrak pembiayaan menjadi 1.760.666 kontrak atau meningkat 65,49 persen (yoy).

Sementara itu, industri modal ventura posisi bulan Oktober 2025 menunjukan total pembiayaan menjadi sebesar Rp133,07 miliar, meningkat 17,75 persen (yoy) dan rasio NPF sebesar 3,07 persen.

Rekomendasi Berita