Satgas PASTI Menghimbau Masyarakat Waspadai Penipuan Menggunakan AI
- 30 Nov 2025 15:21 WIB
- Jambi
KBRN, Jakarta : Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) yang marak terjadi dan menimbulkan kerugian. Kemajuan teknologi dalam AI memiliki potensi untuk digunakan dalam penipuan dengan membuat tiruan suara dan tiruan wajah.
Hudiyanto, Perwakilan Sekretariat Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal menyebutkan, Teknologi AI memudahkan pelaku penipuan untuk merekam dan meniru suara seseorang seperti teman, kolega, atau keluarga. “Dengan menggunakan suara yang sudah dipelajari tersebut, penipu dapat melakukan percakapan seolah-olah mereka adalah orang yang dikenal korban,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).
Selain itu, Teknologi AI juga memungkinkan pelaku penipuan untuk membuat video palsu yang meniru wajah dan ekspresi seseorang dengan akurat. Video ini dapat digunakan untuk meyakinkan korban bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan orang yang mereka kenal, sehingga korban merasa lebih percaya.
Ada beberapa cara untuk mencegah penipuan AI, antara lain dengan melakukan verifikasi informasi. Jika menerima permintaan yang tidak biasa, terutama yang meminta uang atau informasi pribadi, masyarakat bisa melakukan verifikasi terlebih dahulu dengan orang tersebut melalui saluran komunikasi yang lain.
Masyarkaat juga diimbau menjaga kerahasiaan informasi pribadi dengan tidak memberikan informasi pribadi atau keuangan kepada seseorang yang tidak dapat diverifikasi dengan pasti identitasnya. Selain itu, masyarakat juga harus berhati-hati dengan video atau suara yang tidak biasanya, dengan mewaspadai video atau suara yang terlihat atau terdengar tidak biasa meskipun datang dari orang yang dikenal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....