Realisasi Pendapatan APBN Regional Jambi Mencapai Rp 8,7 Triliun
- 21 Jan 2025 16:34 WIB
- Jambi
KBRN, Jambi : Realisasi APBN di daerah, dalam hal ini Regional Jambi terus menunjukkan tren positif pada sisi realisasi pendapatan dan belanja . Data pada Kantor Perwakilan kementerian Keuangan Jambi hingga Desember 2024 menunjukkan, realisasi pendapatan negara adalah sebesar Rp 8.738,79 miliar atau tumbuh sebesar 4,13 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2023. “ Hal ini disebabkan naiknya penerimaan PPN sebesar 12,40 persen, namun tertahan turunnya PPh Nonmigas sebesar 10,33 persen (y- o-y). PPN masih mendominasi penerimaan pajak terbesar dengan kontribusi sebesar 52,32 persen dari total pendapatan,” kata Burhani AS, Kepala Perwakilan Kementerian keuangan Jambi, Sabtu (18/1/2025).
Dari sisi perpajakan internasional, Bea Masuk (BM) terealisasi sebesar Rp11,40 miliar atau sebesar 104,48 persen dari target dengan Bea Keluar (BK) terealisasi sebesar Rp187,31 miliar atau sebesar 105,71 persen dari target. Penurunan BK atas produk CPO lebih disebabkan penurunan harga referensi CPO dan turunannya dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.
Sementara untuk realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp1.098,58 miliar atau tumbuh 2,69 persen dari realisasi tahun 2023. Realisasi PNBP Lainnya tercatat sebesar Rp 225,12 M.
Capaian bulan Desember 2024 adalah yang termasuk yang tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Dilihat dari tren selama 2 tahun terakhir, terdapat lonjakan PNBP Lainnya pada bulan Desember terutama dikarenakan adanya peningkatan Penerimaan Kembali TKDD TAYL.
Beberapa pos PNBP Lainnya yang mengalami peningkatan yaitu Pendapatan Uang Pengganti Tindak Pidana Korupsi yang Telah Diputuskan/Ditetapkan Pengadilan, Pendapatan Pelayanan Pertanahan, Pendapatan Paspor, Pendapatan PNBP Kendaraan (STNK, BPKP, TNKB), serta Pendapatan Pengamanan Obyek Vital dan Obyek Tertentu.
PNBP Badan Layanan Umum (BLU) mencatatkan realisasi sebesar Rp45,56 M. Capaian ini termasuk yang tertinggi dalam 5 tahun terakhir meskipun lebih kecil dibanding realisasi Desember 2023. Penurunan tertinggi terdapat pada Pendapatan Jasa Pelayanan Rumah Sakit. Meski demikian, capaian PNBP BLU bulan Desember masih didominasi oleh Pendapatan Jasa Pelayanan Rumah Sakit Rp20,94 M oleh satker RS Bratanata dan Rumkit Bhayangkara serta Pendapatan Jasa Pelayanan Pendidikan Rp19,39 M terutama satker UNJA.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....