Mengintip Peluang Ekonomi Kreatif di Balik Komunitas Taj Mahal Jambi
- 05 Agt 2026 12:18 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi – Komunitas Taj Mahal tidak hanya sekadar menjadi ruang latihan menari, tetapi juga berkembang menjadi penggerak ekonomi kreatif di Jambi. Kebutuhan akan kostum dan aksesoris khas India yang tinggi mendorong anggotanya untuk berinovasi.
Seksi Perlengkapan Komunitas Taj Mahal, Mashitoh, menuturkan bahwa inisiatif pengadaan kostum bermula dari kesulitan mencari perlengkapan tari India yang berkualitas di Jambi.
“Dari kesulitan itu, kami akhirnya menyediakan sendiri berbagai koleksi, mulai dari baju anarkali, sari, hingga pernak-pernik pendukungnya,” jelas Mashitoh.
Potensi ini pun mulai dilirik sebagai peluang usaha bagi ibu-ibu anggota komunitas. Selain penyewaan kostum, para anggota juga kerap mengintegrasikan bazar makanan khas dalam setiap event yang mereka gelar.
Wakil Ketua Komunitas Taj Mahal, Afrida menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan talenta anak muda sekaligus membuka ruang bisnis yang positif bagi komunitas, sehingga seni tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bernilai ekonomi.
Keberhasilan komunitas ini dalam mengelola kebutuhan kostum hingga bazar makanan menunjukkan bahwa kreativitas seni, jika dikelola dengan manajemen yang tepat, memiliki potensi besar untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi bagi para anggotanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....