Minum Sambil Berdiri Berdampak Pada Ginjal
- 27 Okt 2025 10:04 WIB
- Jambi
KBRN Jambi : Ramai perbincangan di media sosial mengatakan bahwa kebiasaan minum sambil berdiri bisa merusak ginjal. Seorang warganet menyebutkan, minum sambil berdiri membuat kerja ginjal jadi lebih berat. Pasalnya, air tidak disaring sempurna oleh lambung.
Dokter spesialis penyakit dalam Tunggul Situmorang membantah hal tersebut. Menurutnya, tidak ada kaitan antara minum sambil berdiri dengan kerja ginjal yang lebih berat. Namun, Tunggul menyarankan memang sebaiknya minum air dilakukan saat duduk. Karena, ada risiko mengintai saat minum dilakukan sembari berdiri.
Salah satu kondisi yang bisa disebabkan oleh minum sambil berdiri asfiksia. Yang menandakan air yang masuk ke saluran yang salah, seperti sistem pernapasan.
Melansir WebMD, asfiksia terjadi saat tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Kondisi ini bisa membuat seseorang pingsan hingga mengancam jiwa.
Dalam kondisi normal, seseorang akan menghirup oksigen. Paru-paru kemudian mengirimkan oksigen ke dalam darah, yang lalu dibawa ke setiap jaringan tubuh untuk digunakan. Gangguan apa pun pada proses menghirup oksigen atau mengembuskan karbon dioksida dapat membuat seseorang pingsan.
Pada kasus asfiksia, oksigen tidak mencapai saluran pernapasan. Salah satu jenisnya, asfiksia fisik, terjadi saat ada sesuatu yang menghalangi pernapasan.
Tersedak jadi salah satu penyebab asfiksia. Hal ini terjadi saat makanan atau benda tersangkut di saluran pernapasan dan menghalangi udara mencapai paru-paru. Makan dan minum sambil berdiri sendiri diketahui dapat memicu tersedak, apalagi jika dilakukan tergesa-gesa.