Libur Maulid Nabi, Bukan Cuma Rebahan: 5 Hal Sederhana yang Bisa Dilakukan Anak Muda
- 25 Agt 2026 20:33 WIB
- Jambi
JAMBI — Hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momen yang bisa dimanfaatkan anak muda untuk beristirahat sejenak dari rutinitas. Tapi, apakah libur harus selalu identik dengan bangun siang, rebahan, dan scrolling media sosial seharian?
Tentu saja tidak.
Istirahat memang penting. Namun, satu hari libur juga bisa menjadi kesempatan untuk melakukan hal-hal sederhana yang membuat pikiran lebih segar dan hari terasa lebih bermakna.
Pertama, quality time bersama keluarga.
Di tengah kesibukan sekolah, kuliah, pekerjaan, dan aktivitas di media sosial, waktu bersama keluarga terkadang justru menjadi hal yang paling sering terlewat. Libur bisa dimanfaatkan untuk makan bersama, ngobrol santai, atau sekadar membantu pekerjaan rumah.
Kedua, coba kurangi waktu scrolling.
Tidak ada salahnya membuka TikTok, Instagram, atau YouTube. Tetapi kalau baru bangun tidur sampai menjelang tidur lagi tangan masih sibuk menggulir layar, mungkin ini saatnya memberikan jeda untuk mata dan pikiran.
Ketiga, lakukan hobi yang selama ini tertunda. Mau membaca buku, memasak, bermain musik, olahraga ringan, menggambar, atau sekadar merapikan kamar? Hari libur bisa menjadi waktu yang tepat untuk kembali melakukan sesuatu yang memang disukai.
Keempat, belajar sesuatu yang baru.
Tidak harus langsung ikut kursus atau belajar berjam-jam. Menonton video edukasi, membaca artikel, belajar memasak menu baru, atau mencoba skill sederhana juga bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat.
Dan yang kelima, gunakan momentum Maulid Nabi untuk refleksi diri.
Memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW bukan hanya tentang seremonial, tetapi juga bisa menjadi kesempatan untuk mengingat kembali keteladanan beliau—tentang kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik.
Nilai-nilai tersebut justru sangat relevan dengan kehidupan anak muda hari ini.
Di tengah dunia digital yang serba cepat, kita mungkin perlu sesekali bertanya kepada diri sendiri: sudahkah cara kita berbicara, berteman, menggunakan media sosial, dan memperlakukan orang lain mencerminkan nilai-nilai kebaikan?
Jadi, menikmati libur boleh banget. Rebahan juga sah-sah saja.
Tapi jangan sampai satu hari berlalu hanya dengan scroll, scroll, scroll, lalu malamnya kita bertanya, “Tadi seharian ngapain ya?”
Karena libur bukan berarti harus produktif setiap saat. Kadang kita memang perlu istirahat. Tapi akan lebih menyenangkan kalau dari hari libur itu kita juga membawa pulang sedikit energi baru, pengalaman baru, atau bahkan satu kebiasaan baik.
Selamat menikmati hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga menjadi waktu untuk beristirahat, berkumpul, sekaligus meneladani kebaikan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....