Tradisi Kondangan: Silaturahmi, Amplop, dan Pulang Bawa Besek
- 21 Jul 2026 18:20 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID.Jambi - Kalau ditanya tradisi yang paling dinanti warga Indonesia, "kondangan" pasti masuk daftar. Acara hajatan ini bukan cuma soal makan-makan, tapi juga ajang silaturahmi tahunan antar tetangga.
1. Dari Undangan ke Amplop
Tradisi kondangan biasanya dimulai dari selembar undangan kertas yang diedarkan H-7. Isinya sederhana: nama pengantin, tanggal, dan "merupakan suatu kehormatan...". Tapi misi utamanya jelas: ngumpulin massa.
Tamu datang bawa amplop. Isinya variatif, dari 20rb sampai "sekalian buat modal nikah". Amplop ini jadi simbol doa dan dukungan, bukan sekadar transaksi.
2. Menu Wajib: Nasi, Lauk, dan Antri
Ciri khas kondangan ada di prasmanan. Nasi, ayam goreng, rendang, sayur nangka, sambal, sampai es teh manis. Yang paling seru? Antriannya. Sambil antri orang saling sapa: "Wis suwe ra ketemu", "Anaknya udah gede ya".
Di beberapa daerah masih ada "besek" atau nasi bungkus buat dibawa pulang. Katanya biar berkah, katanya biar besok gak masak.
3. Fungsi Sosialnya
Lebih dari makan, kondangan itu "bank sosial" warga. Pas ada yang hajatan kita datang. Giliran kita hajatan, mereka datang. Gotong royong jalan, rasa kekeluargaan kejaga.
Bahkan di era undangan digital, tradisinya tetap sama: datang, salaman, foto, makan, pulang bawa doa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....