Tradisi “Ngetam” di Jambi, Gotong Royong Panen Padi yang Mulai Jarang Diketahui
- 19 Mei 2026 16:26 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Di beberapa daerah pedesaan di Jambi, masyarakat dulu memiliki tradisi unik saat musim panen padi yang dikenal dengan istilah “ngetam”. Tradisi ini bukan sekadar memanen hasil sawah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong warga kampung.
“Ngetam” berasal dari alat tradisional bernama ketam, yaitu alat kecil berbentuk pisau yang digunakan untuk memotong tangkai padi satu per satu. Berbeda dengan cara modern menggunakan mesin panen, proses ini dilakukan secara manual dan membutuhkan ketelitian.
Menariknya, kegiatan ngetam biasanya dilakukan bersama-sama. Warga akan saling membantu memanen sawah milik tetangga secara bergiliran. Hari ini membantu sawah keluarga A, besok berpindah ke sawah keluarga B. Tradisi ini membuat pekerjaan berat terasa lebih ringan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
Suasana panen juga biasanya diiringi canda, obrolan, hingga makan bersama di pondok sawah. Tidak jarang pemilik sawah menyiapkan hidangan sederhana seperti gulai ikan sungai, sambal tempoyak, dan teh manis untuk para warga yang ikut membantu.
Selain menjadi budaya gotong royong, ngetam juga dipercaya membantu menjaga kualitas padi. Karena dipotong satu per satu, bulir padi yang matang dapat dipilih dengan lebih hati-hati sehingga mengurangi kerusakan hasil panen.
Namun seiring perkembangan teknologi pertanian, tradisi ini mulai jarang ditemukan. Banyak petani kini beralih menggunakan mesin panen karena dianggap lebih cepat dan efisien.
Meski begitu, di beberapa desa tradisi ngetam masih dipertahankan, terutama saat panen kecil atau acara adat tertentu. Sebagian masyarakat juga mulai mengenalkan kembali tradisi ini kepada generasi muda agar nilai kebersamaan dan budaya lokal tidak hilang begitu saja.
Di balik kesederhanaannya, tradisi ngetam menunjukkan bahwa budaya masyarakat Jambi sejak dulu sangat erat dengan semangat tolong-menolong dan kehidupan yang dekat dengan alam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....