Mengenal Wewangian Bukhur, Aroma Tradisional yang Sarat Makna

  • 23 Feb 2026 14:15 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Wewangian bukhur semakin populer di tengah masyarakat, terutama saat momen keagamaan dan acara keluarga. Aroma khas yang dihasilkan dari pembakaran campuran kayu beraroma dan minyak esensial ini mampu menghadirkan suasana hangat, tenang, dan penuh kenyamanan di dalam ruangan.

Secara historis, penggunaan bukhur telah lama dikenal dalam tradisi masyarakat Timur Tengah. Dalam buku Perfumes: The A–Z Guide karya Luca Turin dan Tania Sanchez, dijelaskan tradisi pembakaran kayu aromatik seperti oud atau gaharu menjadi bagian penting dari budaya wewangian di kawasan Arab, bukan hanya sebagai pengharum, tetapi juga simbol keramahan dan status sosial.

Sementara itu, dalam kajian aromaterapi modern, aroma dari bahan-bahan alami seperti kayu gaharu dan resin dipercaya memiliki efek psikologis. Ahli aromaterapi sekaligus penulis buku The Fragrant Mind, Valerie Ann Worwood, menyebutkan bahwa aroma kayu dan resin tertentu dapat membantu menciptakan rasa tenang serta meningkatkan kualitas relaksasi ketika digunakan dengan tepat.

Di Indonesia, penggunaan bukhur biasanya meningkat menjelang bulan Ramadan dan hari raya. Wewangian ini kerap digunakan untuk mengharumkan rumah sebelum berbuka puasa maupun saat menerima tamu. Tak sedikit pula masyarakat yang memanfaatkannya untuk menciptakan suasana khusyuk ketika beribadah.

Meski demikian, penggunaannya perlu dilakukan secara bijak. Bukhur sebaiknya dibakar di wadah tahan panas dan ditempatkan di area dengan ventilasi yang baik. Hal ini penting untuk menghindari penumpukan asap yang berlebihan di dalam ruangan.

Dengan perpaduan nilai tradisi dan pendekatan ilmiah modern, bukhur tidak hanya menghadirkan aroma harum, tetapi juga membawa makna budaya dan ketenangan batin. Di tengah gaya hidup digital dan serba cepat, kehadiran bukhur menjadi pengingat akan pentingnya menciptakan ruang yang hangat dan penuh kedamaian di dalam rumah.

by ; Adis SK

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....