Rambut Rontok Memiliki Sebab Tertentu Jangan Biarkan Semakin Parah
- 06 Okt 2026 11:04 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Rambut merupakan organ tubuh yang ada pada manusia dan hewan, baik. Rambut manusia tumbuh selain di kepala ada bagian-bagian tertentu dari organ tubuh manusia yang ditumbuhi rambut. Ada beberapa perbedaan antara rambut wanita dan pria, yaitu letak tumbuhnya rambut, banyaknya rambut yang tumbuh dalam satu pori-pori kulit dan tebal tipisnya rambut. (Sankar et al., 2017),(Devi, n.d.)
Rambut rontok berlebihan (lebih dari ±100 helai/hari) biasanya dipicu oleh kombinasi faktor internal (hormon, genetik, penyakit) dan eksternal (stres, nutrisi, perawatan rambut). Berikut fakta utama penyebabnya berdasarkan sumber medis terpercaya.
Penyebab umum rambut rontok berlebihan:
1. Stres fisik atau emosional - Stres berat (kehilangan pekerjaan, perceraian, sakit keluarga) atau stres fisik (melahirkan, demam tinggi, operasi) dapat memicu telogen effluvium, yaitu kondisi banyak rambut masuk fase istirahat lalu rontok 2-4 bulan setelah kejadian.
2. Perubahan hormon - Fluktuasi hormon saat hamil, pasca-melahirkan, menyusui, menopause, atau gangguan tiroid (hipo/hipertiroid) dan PCOS dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut.
3. Faktor genetik/keturunan - Kebotakan pola pria/wanita (androgenetic alopecia) bersifat bertahap dan paling sering disebabkan faktor keturunan.
| Baca juga: Menjaga dan Merawat Boneka Kesayangan Anak |
4. Kekurangan gizi - Diet ketat atau pola makan kurang protein, zat besi, vitamin B, zinc, dan nutrisi lain melemahkan akar rambut dan memperlambat pertumbuhan.
5. Efek samping obat & pengobatan - Obat seperti pil KB, antidepresan, pengencer darah, obat tekanan darah, vitamin A dosis tinggi, serta kemoterapi/radiasi bisa menyebabkan kerontokan.
6. Penyakit tertentu - Kondisi seperti alopecia areata (autoimun), infeksi jamur kulit kepala, penyakit autoimun lain (lupus), diabetes, sifilis, dan anemia parah dapat memicu rambut rontok mendadak atau bertahap.
7. Perawatan rambut yang keras - Pewarnaan, bleaching, catokan/panas tinggi, ikatan rambut terlalu ketat, dan produk berbahan keras dapat merusak folikel dan batang rambut.
8. Penurunan berat badan drastis - Turun ≥9 kg dalam waktu singkat atau setelah sakit berat juga sering dikaitkan dengan kerontokan sementara.
Perlu pula anda waspada, rontok >100 helai/hari secara konsisten, muncul kebotakan berbentuk lingkaran atau area tipis mendadak dan disertai gatal, nyeri, kemerahan, atau ketombe parah, lalu terjadi setelah mulai obat baru atau gejala penyakit lain.
Jika mengalami tanda di atas, sebaiknya konsultasi dokter (umum/spesialis kulit) untuk evaluasi hormon, nutrisi, dan kemungkinan penyakit penyerta
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....