Pemeliharaan Mukena Umum di Masjid
- 28 Sep 2026 09:44 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi- Mukena umum disediakan untuk memudahkan kita semua beribadah.
"Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari bersama-sama menjaga kesucian dan kenyamanan sarana ibadah kita."
Mukena umum disediakan untuk memudahkan kita semua beribadah. Agar mukena tetap bersih, wangi, dan nyaman digunakan oleh jamaah berikutnya, mohon kerja samanya untuk menerapkan hal-hal berikut:
1. Sebelum Menggunakan Mukena
- Pastikan Wudhu Sempurna: Pastikan wajah dan tangan sudah agak kering atau diusap terlebih dahulu agar tidak membuat mukena terlalu basah atau lembap.
- Perhatikan Riasan Wajah: Bagi jamaah yang menggunakan makeup atau lipstik, mohon berhati-hati agar tidak menempel pada bagian muka atau kain mukena.
2. Setelah Menggunakan Mukena
- Lipat dengan Rapi: Hindari menumpuk atau melempar mukena begitu saja setelah digunakan. Lipat kembali sesuai lipatannya.
- Gantung di Tempatnya: Kembalikan mukena ke rak atau gantungan yang telah disediakan. Jangan meninggalkan mukena di atas sajadah atau lantai.
- Pisahkan yang Lembap/Basah: Jika mukena terkena air wudhu hingga sangat basah, gantang di area yang terkena angin dan jangan ditumpuk dengan mukena kering agar tidak menimbulkan bau apek atau jamur.
3. Bagi Penanggung Jawab / Pengurus Mushola (DKM)
- Pencucian Rutin: Cuci mukena secara berkala (minimal 1–2 kali seminggu) menggunakan detergen yang lembut dan pelembut pakaian yang wangi.
- Penyimpanan: Pastikan area penyimpanan/rak mukena memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak lembap.
- Pemeriksaan Berkala: Pisahkan mukena yang sudah robek, kusam, atau terkena noda membandel untuk diperbaiki atau diganti.
Satu kebaikan kecil dari Anda menjaga kenyamanan ibadah banyak orang. Terima kasih atas kepedulian dan kerja samanya
Agar mukena tetap bersih, wangi, dan nyaman digunakan oleh jamaah berikutnya, mohon kerja samanya untuk menerapkan hal-hal berikut:
1. Sebelum Menggunakan Mukena
- Pastikan Wudhu Sempurna: Pastikan wajah dan tangan sudah agak kering atau diusap terlebih dahulu agar tidak membuat mukena terlalu basah atau lembap.
- Perhatikan Riasan Wajah: Bagi jamaah yang menggunakan makeup atau lipstik, mohon berhati-hati agar tidak menempel pada bagian muka atau kain mukena.
2. Setelah Menggunakan Mukena
- Lipat dengan Rapi: Hindari menumpuk atau melempar mukena begitu saja setelah digunakan. Lipat kembali sesuai lipatannya.
- Gantung di Tempatnya: Kembalikan mukena ke rak atau gantungan yang telah disediakan. Jangan meninggalkan mukena di atas sajadah atau lantai.
- Pisahkan yang Lembap/Basah: Jika mukena terkena air wudhu hingga sangat basah, gantang di area yang terkena angin dan jangan ditumpuk dengan mukena kering agar tidak menimbulkan bau apek atau jamur.
3. Bagi Penanggung Jawab / Pengurus Mushola (DKM)
- Pencucian Rutin: Cuci mukena secara berkala (minimal 1–2 kali seminggu) menggunakan detergen yang lembut dan pelembut pakaian yang wangi.
- Penyimpanan: Pastikan area penyimpanan/rak mukena memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak lembap.
- Pemeriksaan Berkala: Pisahkan mukena yang sudah robek, kusam, atau terkena noda membandel untuk diperbaiki atau diganti.
Satu kebaikan kecil dari Anda menjaga kenyamanan ibadah banyak orang. Terima kasih atas kepedulian dan kerja samanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....