kaya manfaat Fakta yang Tersembunyi dari Minyak Ikan
- 18 Sep 2026 08:41 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Minyak ikan adalah minyak yang diekstrak dari jaringan ikan berlemak, seperti salmon, tuna, sarden, dan makarel. (Generasi Maju)
Minyak ikan terutama mengandung omega-3 EPA dan DHA. Manfaatnya nyata pada kondisi tertentu, tetapi bukan “obat semua penyakit” bagi kebanyakan orang, makan ikan secara rutin lebih diutamakan daripada mengandalkan kapsul.
Disarikan dari berbagai sumber terpercaya, berikut manfaat yang didukung bukti:
1. Menurunkan trigliserida darah. Ini adalah manfaat minyak ikan yang paling konsisten. Dosis tinggi untuk trigliserida sebaiknya hanya dengan pengawasan dokter.
2. Mendukung kesehatan jantung. Konsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan sehat berkaitan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. Namun, manfaat kapsul terhadap pencegahan serangan jantung atau stroke pada orang sehat tidak selalu konsisten.
3. Mendukung otak dan mata. DHA merupakan bagian penting dari jaringan otak dan retina; kebutuhan ini terutama penting selama kehamilan dan masa pertumbuhan.
| Baca juga: Perawatan Tubuh Alami dari Ampas Kelapa |
4. Mendukung perkembangan janin. DHA berperan dalam perkembangan otak dan mata janin, tetapi ibu hamil sebaiknya memilih produk yang jelas kandungannya dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
5. Mungkin membantu peradangan dan nyeri sendi tertentu. Efeknya dapat membantu sebagian penderita artritis, tetapi tidak menggantikan obat yang diresepkan.
Ada pula fakta dalam konteks Indonesia:
1. Sumber omega-3 yang dapat ditemukan di Indonesia antara lain ikan berlemak seperti sarden, kembung, tongkol, tuna, dan salmon. Kandungan nutrisi tiap ikan berbeda.
2. Minyak ikan berbeda dari minyak hati ikan kod. Minyak hati ikan kod juga mengandung vitamin A dan D dalam jumlah bermakna, sehingga konsumsi berlebihan berisiko menyebabkan kelebihan vitamin.
Ada pula istilah “Susu ikan” bukan berarti susu dari ikan. Produk tersebut merupakan pangan olahan yang dapat mengandung protein, omega-3, selenium, atau vitamin D, tetapi kandungan dan manfaatnya bergantung pada label produk—tidak otomatis sama dengan minyak ikan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....