Menerapkan Ilmu Tajwid dalam Membaca Al-Qur'an untuk Menjaga Keaslian Makna Ayat
- 11 Sep 2026 14:36 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Membaca Al-Qur'an merupakan ibadah yang mulia, namun ajaran Islam memberikan tuntunan yang jelas agar pembacaannya dilakukan dengan benar sesuai kaidah ilmu tajwid. Dalam siaran keagamaan Mutiara Pagi RRI Jambi, dibahas secara mendalam bahwa penerapan tajwid sangat penting agar makhraj huruf serta hukum bacaan dapat dilafalkan secara tepat dalam kehidupan sehari-hari.
DR. Hj. Nurhayati, M.Pdi Penyuluh Agama menyampaikan bahwa membaca Al-Qur'an tanpa mengindahkan ilmu tajwid dapat memicu kesalahan dalam pengucapan kata hingga mengubah arti dari ayat yang dibaca. "Penerapan ilmu tajwid yang benar bukan hanya sekadar memperindah irama bacaan, melainkan bentuk kewajiban dan ikhtiar kita dalam menjaga keaslian serta kesucian kalam Allah SWT," tegasnya dalam kajian Mutiara Pagi RRI Jambi.
Sebaliknya, Islam sangat mengapresiasi umat muslim yang mau terus belajar memfasihkan bacaan Al-Qur'annya. Membaca dengan tartil dan sesuai hukum tajwid seperti memperhatikan panjang-pendeknya (mad), dengung (ghunnah), serta pengeluaran huruf yang tepat bernilai pahala berlipat ganda dan menjadi cerminan ikhlasnya rasa hormat hamba terhadap Al-Qur'an.
Untuk membiasakan diri membaca Al-Qur'an secara bertajwid, ajaran Islam memberikan panduan praktis. Di antaranya adalah rutin berguru (talaqqi) kepada ustaz atau ahli Al-Qur'an, menyimak bacaan yang fasih, berlatih secara perlahan (tartil), serta senantiasa mengulang hafalan maupun bacaan harian guna mengasah kelancaran makhraj huruf.
Menutup pembahasan, para pendengar diajak untuk senantiasa memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur'an dan meneladani semangat para sahabat Nabi dalam mempelajari Al-Qur'an. Menerapkan ilmu tajwid bukan sekadar formalitas saat membaca, melainkan wujud kesungguhan jiwa dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjaga keberkahan hidup di tengah masyarakat.
Penulis : Ayu Syahniza
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....