Bolehkah Air Hujan Buatan digunakan untuk Kebutuhan Harian?
- 07 Sep 2026 08:50 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Hujan buatan adalah upaya manusia untuk memodifikasi cuaca atau dikenal sebagai Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna merangsang dan mempercepat terjadinya hujan di suatu wilayah. (Hujanbuatan.com)
Secara umum, air hujan buatan tidak terbukti berbahaya bagi kesehatan manusia bila yang dimaksud adalah hujan hasil modifikasi cuaca, bahan yang digunakan umumnya garam dapur (NaCl) dalam jumlah kecil dan dilaporkan tidak menimbulkan efek langsung pada manusia.
Dampak yang perlu diperhatikan dari air hujan buatan yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber terpercaya seperti berikut:
1. Jika air hujan, baik alami maupun buatan, terkontaminasi polutan dari udara, risikonya bisa meningkat, misalnya iritasi mata, hidung, tenggorokan, atau gangguan pernapasan.
2. Air hujan tidak disarankan untuk diminum langsung tanpa pengolahan karena bisa mengandung bakteri, virus, debu, partikel asap, atau bahan kimia lain.
3. Kekhawatiran tentang “hujan asam” lebih terkait pada polusi udara dan kondisi atmosfer, bukan karena proses hujan buatan itu sendiri; hujan asam dapat berdampak pada iritasi dan masalah pernapasan jika paparannya signifikan.
4. Ada juga isu mikroplastik dalam air hujan, tetapi otoritas kesehatan menyatakan hal itu tidak otomatis berarti berbahaya langsung bagi kesehatan, dan bukti penyakit spesifiknya masih belum kuat.
Pada intinya, kalau anda terkena hujan buatan saat beraktivitas, umumnya tidak masalah, yang lebih penting adalah menghindari konsumsi air hujan mentah dan memperhatikan kualitas udara atau polusi di sekitar saat hujan turun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....