Meneladani Sikap Rasululloh SAW dalam Menghadapi Kesulitan Ekonomi
- 13 Agt 2026 11:33 WIB
- Jambi
Poin Utama
- Rasululloh SAW telah mengajarkan kesederhanaan, kesabaran, serta kebersamaan dengan tetap melakukan ikhtiar dan tawakkal
- Siapa yang bertakwa kepada Alloh, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga
- Kesulitan ekonomi tidak boleh menjadikan kita saling menjatuhkan, memutus silaturahim, atau hanya memikirkan diri sendiri
RRI.CO.ID, Jambi - Dalam beberapa waktu terakhir ini, kondisi ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok menjadi ujian yang dirasakan oleh masyarakat. Dalam menghadapi kondisi seperti ini Rasululloh SAW telah mengajarkan kesederhanaan, kesabaran, serta kebersamaan dengan tetap melakukan ikhtiar dan tawakkal. Sebagai orang yang beriman, kita meyakini bahwa setiap kesulitan pasti mengandung hikmah dan setiap ujian telah Alloh sertai dengan jalan keluar. Hal itu disampaikan oleh narasumber program dialog interaktif Mutiara Pagi Pro.1 RRI Jambi, Ustadz Drs. Usman Moning, MA, edisi Kamis, 13 Agustus 2026.
Dengan ketakwaan yang tertanam kuat dalam diri kita, Alloh akan memberi jalan keluar dari segala permasalahan dan senantiasa memberi rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka. Alloh berfirman dalam Al-Qur’an surat At-Thalaq ayat 2 dan 3, yang artinya:
“Siapa yang bertakwa kepada Alloh, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Alloh, niscaya Alloh akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allohlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Alloh telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu.”
| Baca juga: Hikmah Ibadah Qurban |
Pesan ini selaras dengan kondisi ekonomi yang kita hadapi saat ini. Belakangan ini kita bersama-sama merasakan semakin beratnya kehidupan ekonomi. Harga berbagai kebutuhan pokok dan barang-barang lainnya mengalami kenaikan. Kondisi ini tentu berpengaruh terhadap daya beli kita dan menimbulkan kegelisahan dalam kehidupan ekonomi rumah tangga. Namun sesungguhnya, ujian ekonomi seperti ini bukanlah hal yang baru. Pada masa Rasululloh SAW, masyarakat Madinah juga pernah mengalami kenaikan harga dan kesulitan ekonomi.
Dalam Kitab Kanzul Ummal dikisahkan bahwa harga-harga di Kota Madinah melambung dan kesulitan semakin berat. Dalam situasi seperti itu, Rasululloh SAW, tidak mengajarkan kepanikan, tetapi mengajarkan kesabaran, kebersamaan, serta keyakinan kepada keberkahan Allah Subhana Wata’ala.
Dari situasi sulit di zaman Rasululloh ini, beliau telah mengajarkan tiga hal penting, yaitu kesabaran, optimisme, dan kebersamaan. Kesulitan ekonomi tidak boleh menjadikan kita saling menjatuhkan, memutus silaturahim, atau hanya memikirkan diri sendiri. Justru pada saat seperti inilah semangat gotong royong, saling membantu, dan berbagi kepada sesama harus semakin diperkuat.
Rasululloh pun menyampaikan pesan dan kabar gembira kepada para pedagang, yang merupakan mata rantai dalam pemenuhan kebutuhan hidup orang banyak. Kabar gembira ini tertuang dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ibnu Majah, yang artinya:
"Pedagang yang jujur dan amanah akan bersama para nabi, orang-orang shiddiq, dan para syuhada pada hari kiamat." (HR Ibnu Majah).
Oleh karena itu, di tengah keadaan ekonomi yang sulit, jangan sampai ada praktik penimbunan barang, kecurangan dalam timbangan, ataupun pengambilan keuntungan secara berlebihan yang merugikan masyarakat. Hal ini tentu akan merugikan orang banyak dan menjadi sumber kesulitan baru dalam ekonomi.
Saat menghadapi kesulitan ekonomi, Rasululloh SAW juga mengajarkan kita tentang kesederhanaan. Beliau mempraktikkan hidup sederhana meskipun memiliki kedudukan yang sangat mulia. Teladan ini perlu kita terapkan dalam kehidupan modern dengan menghindari sikap pamer hidup mewah dan berlebihan. Di zaman sekarang, ketika media sosial sering menampilkan kemewahan dan gaya hidup konsumtif, Rasululloh SAW, mengajarkan agar kita lebih mendahulukan kebutuhan daripada keinginan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....