Hakikat Tawakkal
- 29 Jul 2026 13:22 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi- Penyerahan diri secara total kepada Allah SWT yang dilandasi oleh keyakinan penuh atas keagungan, kekuasaan, dan kebaikan-Nya, setelah melakukan usaha (ikhtiar) secara maksimal. Itulah yang disebut tawakkal
Tawakal bukanlah bentuk kepasrahan yang pasif atau tindakan berdiam diri menunggu nasib, melainkan puncak dari sebuah perjuangan dan doa.
Tawakal yang sempurna terdiri dari dua pilar utama yang tidak bisa dipisahkan hal ini disampaikan ustad badrul munir dalam kajian mutiara pagi RRI jambi hari ini, (29/072026) . Yakni Ikhtiar Maksimal (Usaha Lahiriah): Melakukan aksi nyata sesuai dengan hukum alam/sebab-akibat dan hukum agama untuk mencapai tujuan.
Kemudian yang kedua Keimanan Total (Sikap Batiniah): Menyadari sepenuhnya bahwa hasil akhir sepenuhnya berada di bawah kehendak dan takdir Allah SWT, bukan semata-mata karena kehebatan usaha kita. Tegasnya.".
Rasulullah SAW dalam hadits tentang burung:
- "Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan tawakal yang sebenar-benarnya, niscaya Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung; ia keluar di pagi hari dalam keadaan perut kosong dan kembali di sore hari dalam keadaan kenyang."
(HR. Tirmidzi)
Terakhir ustad badrul munir menegaskan bahwa bahwa tidak ada usaha yang sia-sia, Usaha adalah tugas kita sebagai hamba, sedangkan hasil adalah hak prerogatif Allah SWT. Menjalankan tugas dengan maksimal lalu menyerahkan hasilnya kepada Allah—itulah hakikat tawakal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....