Indonesia merupakan Negara Pelopor Teknologi Satelit di Asia Tenggara
- 09 Jul 2026 14:49 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Indonesia merupakan negara pelopor teknologi satelit di Asia Tenggara dan menjadi negara berkembang pertama di dunia yang mengoperasikan Sistem Komunikasi Satelit Domestik (SKSD) sejak peluncuran Satelit Palapa A1 pada 9 Juli 1976.
Hingga saat ini, Indonesia tercatat memiliki puluhan satelit yang pernah mengorbit, mencakup fungsi komunikasi, internet pita lebar (broadband), hingga pengamatan bumi.
Satelit Aktif Indonesia Saat Ini
Beberapa satelit penting milik Indonesia yang masih aktif beroperasi untuk mendukung konektivitas nasional meliputi:
Satelit Nusantara Lima (N5): Diluncurkan pada September 2025 menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX. Satelit ini merupakan salah satu satelit dengan kapasitas terbesar di Asia untuk memperluas akses internet di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Merah Putih 2 (Telkom 11 3BT): Diluncurkan pada tahun 2024 untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi milik Telkomsat.
SATRIA-1 (Satelit Republik Indonesia 1): Mulai mengorbit sejak 2023 di atas pulau Papua. Difungsikan khusus untuk menyediakan layanan internet gratis pada fasilitas publik, seperti sekolah, puskesmas, dan kantor pemerintahan.
Satelit Merah Putih (Telkom 4): Meluncur pada tahun 2018 untuk menggantikan satelit Telkom 1 dan melayani kebutuhan siaran televisi serta komunikasi domestik.BRIsat: Diluncurkan pada tahun 2016 dan menjadikannya satelit pertama di dunia yang dimiliki serta dioperasikan langsung oleh perusahaan perbankan (PT Bank Rakyat Indonesia) demi mengamankan jaringan transaksi keuangan.
LAPAN-A2 dan LAPAN-A3: Satelit mikro buatan anak bangsa yang berfungsi untuk mitigasi bencana, pemantauan wilayah maritim, serta pertanian.
Proyek dan Inovasi Masa Depan
Indonesia terus melakukan pengembangan teknologi antariksa secara mandiri untuk memperkuat kedaulatan digital:
Satelit NEO-1: Satelit observasi bumi canggih buatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan komponen lokal (TKDN) mencapai 65%. Satelit ini dijadwalkan meluncur pada Januari 2027 untuk memantau bencana, lingkungan, dan pelacakan kapal laut.
Konstelasi Satelit LEO: Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital bersama operator domestik seperti PSN sedang mempersiapkan regulasi dan koordinasi internasional untuk mengembangkan satelit di orbit bumi rendah (Low Earth Orbit) guna bersaing dengan layanan global.
Pembangunan Bandar Antariksa: Rencana pembangunan fasilitas peluncuran satelit domestik (spaceport) di Biak terus dimatangkan agar Indonesia bisa meluncurkan satelit mandiri tanpa harus bergantung pada negara lain.
Satelit milik Indonesia dengan nilai proyek termahal yang telah mengudara saat ini adalah Satelit SATRIA-1 (Satelit Republik Indonesia 1), sedangkan proyek satelit termahal yang sedang direncanakan untuk masa depan adalah Satelit SATRIA-2.
Berikut adalah rincian biaya satelit-satelit termahal Indonesia:
- Satelit SATRIA-2 (Proyek Masa Depan)
Estimasi Biaya: Sekitar US$ 864 juta atau setara Rp 13,47 triliun.
Status: Proyek raksasa ini sedang ditaksir dan dipersiapkan oleh BAKTI Kominfo untuk melanjutkan estafet digitalisasi nasional. - Satelit SATRIA-1 (Termahal yang Sudah Beroperasi)
Total Biaya: Mencapai Rp 8,02 triliun.Peluncuran: Resmi mengangkasa pada 19 Juni 2023 menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX.
Fungsi: Memiliki kapasitas super besar 150 Gbps untuk menyediakan akses internet gratis di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), khususnya untuk fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan. - Satelit Nusantara 5
Total Biaya: Menelan anggaran sekitar Rp 7 triliun.
Peluncuran: Diluncurkan untuk memperluas jangkauan konektivitas dan kapasitas data di seluruh pelosok Indonesia. - Satelit Nusantara 1
Total Biaya: Menghabiskan ongkos sekitar US$ 250 juta atau setara Rp 3,5 triliun.
Karakteristik: Satelit broadband pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....