Perbedaan Buah Lai yang Mirip Durian
- 29 Jun 2026 11:56 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Buah lai (Durio kutejensis) adalah buah endemik asal Pulau Kalimantan yang sering dijuluki sebagai kembaran durian. Meski memiliki kulit berduri dan berkerabat dekat, lai memiliki daging buah berwarna oranye atau kuning terang yang tidak berbau menyengat, serta tekstur kering dan rasa yang lebih lembut dari durian.
Berikut adalah sejumlah fakta menarik dan manfaat kesehatan dari buah lai:
1. Perbedaan Utama dengan Durian
Walaupun terlihat seperti durian, buah ini memiliki beberapa karakteristik yang sangat kontras:
Aroma Lebih Lembut: Lai memiliki aroma yang tidak menyengat atau menusuk hidung, menjadikannya pilihan favorit bagi mereka yang tidak tahan dengan bau durian.
Daging Kering: Tekstur daging buah lai lebih kering, padat, dan tidak berair dibandingkan durian.
Warna Cerah: Dagingnya memiliki warna kuning cerah hingga oranye pekat yang menggugah selera.
Pemanenan: Petani biasanya memetik buah lai dari pohon sebelum matang sempurna, kemudian membiarkannya hingga matang agar rasanya optimal.
2. Kaya Nutrisi dan Manfaat Kesehatan
Buah eksotis ini tidak hanya lezat tetapi juga mengandung beragam nutrisi yang baik untuk tubuh:
- Sumber Energi Alami: Kaya akan karbohidrat dan gula alami, buah ini sangat efektif untuk mengembalikan stamina tubuh.
- Tinggi Vitamin C: Kandungan vitamin C di dalamnya sangat baik untuk mendukung sistem kekebalan tubuh, melawan radikal bebas, dan menjaga kesehatan kulit.
- Kaya Serat: Serat pada buah lai membantu melancarkan sistem pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
- Mengandung Lemak Sehat: Daging buah ini mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh.
- Mendukung Jantung Sehat: Kandungan lemak sehat dan kalium pada buah ini membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan mengatur tekanan darah.
3. Ragam Jenis di Kalimantan
Di habitat aslinya, terutama di Kalimantan Timur, terdapat beberapa varietas populer yang sering dibudidayakan seperti Lai Mas dan Lai Batuah. Di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, buah ini juga lebih dikenal oleh warga lokal dengan sebutan Pampaken atau Pampakin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....