Mengenal Plus dan Minus dari Sepeda Listrik

  • 05 Jun 2026 19:19 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Sepeda listrik adalah sepeda yang dilengkapi dengan motor listrik dan baterai isi ulang untuk membantu atau menggantikan kayuhan. Kendaraan ini lebih ringan dan fleksibel dibandingkan motor listrik karena tetap memiliki pedal sehingga dapat dikayuh secara manual, sangat cocok untuk perjalanan santai maupun melewati tanjakan.

Sepeda listrik memiliki kelebihan utama yaitu hemat biaya operasional (tidak butuh BBM, hanya listrik), ramah lingkungan (tidak ada emisi), perawatan mudah (tidak perlu ganti oli), dan tidak wajib STNK/plat nomor. Namun, kekurangannya meliputi baterai yang mahal (bisa 1/3 harga unit), daya tahan terbatas di tanjakan, jarak tempuh lebih pendek dari motor, bengkel/sparepart masih sulit, dan harga jual kembali rendah.

Secara umum, terdapat dua mekanisme utama pada sepeda listrik yakni:

-Pedelec (Pedal Assist): Motor listrik menyala secara otomatis untuk memberikan dorongan tenaga tambahan hanya saat Anda mengayuh pedal.

-Throttle (Tuas Gas): Sepeda dapat berjalan menggunakan tarikan tuas gas atau putaran grip tanpa perlu dikayuh sama sekali, mirip dengan sepeda motor.

Merangkum dari berbagai sumber terpercaya berikut gambar plus dan minus sepeda listrik:

Plus

1. Biaya - Hemat harian (tidak beli BBM, tagihan listrik naik sedikit)

2. Lingkungan - Ramah lingkungan, tidak keluar asap polusi

3. Kenyamanan Praktis untuk mobilitas harian, variasi model banyak

4. Ketahanan cuaca - Anti air (aki disegel), bisa dipakai hujan ringan

5. Administrasi - Tidak perlu STNK, plat nomor, atau pajak tahunan

Minus

1. Baterai mahal (Rp1,8 juta untuk unit Rp5,5 juta)

2. Perawatan - Minim perawatan, tidak perlu service ganti oli

3. Bengkel & sparepart sulit, tidak semua bengkel bisa memperbaiki

4. Lemah di tanjakan (dinamo 500–600 W tidak kuat nanjak sering)

5. Jarak & kecepatan - Jarak tempuh pendek, ngecas lama dibanding isi bensin, jalan pelan

6. Tidak tahan hujan deras (banyak celah masuk air ke kabel)

7. Nilai jual kembali - Harga second rendah

Secara singkat, kesimpulan dari sepeda listrik cocok untuk mobilitas jarak dekat atau sedang di area datar, ingin hemat biaya, dan ramah lingkungan. Kurang cocok untuk daerah banyak tanjakan/perbukitan, butuh jarak tempuh jauh, atau sering kena hujan deras.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....