Cara Sehat Lepas Stres usai Bekerja

  • 30 Mei 2026 07:29 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Rutinitas pekerjaan yang padat, kejar-kejaran dengan tenggat waktu (deadline), hingga dinamika hubungan dengan rekan kerja atau atasan sering kali menguras energi para pekerja. Akibatnya, tidak sedikit pekerja yang pulang ke rumah dalam kondisi emosi yang tidak stabil, lelah secara mental, dan membawa beban stres kantor ke dalam kehidupan domestik.

Psikolog Jambi, Ridwan, S.Psi., M.Psi., menegaskan bahwa membiarkan stres kerja menumpuk tanpa adanya katup pelepasan (stress relief) yang sehat adalah resep utama menuju burnout dan penurunan kesehatan fisik. Menurutnya, pekerja harus memiliki ritual pembatas yang tegas untuk memisahkan kehidupan profesional dan personal.

Ridwan menjelaskan, ketidakmampuan beralih peran dari seorang "pekerja" menjadi "pribadi seutuhnya" saat tiba di rumah akan membuat otak terus-menerus berada dalam mode siaga, yang memicu kelelahan mental kronis.

"Banyak pekerja terjebak dalam lingkaran setan karena mereka tidak tahu cara 'mematikan sakelar' kerja di otak mereka. Pulang ke rumah tapi pikiran masih tertinggal di meja kantor atau masih sibuk membalas pesan grup kerjaan. Ini membuat tubuh dan mental tidak pernah benar-benar beristirahat," ujar Ridwan, Jumat, 29 Mei 2026.

Langkah Taktis Lepas Penat di Luar Jam Kantor

Guna mengembalikan kesegaran mental dan menjaga keseimbangan hidup (work-life balance), Ridwan membagikan beberapa strategi praktis yang bisa diterapkan pekerja setelah jam kantor usai:

Terapkan Ritual Dekompresi (Jeda Batas): Manfaatkan waktu perjalanan pulang dari kantor sebagai masa transisi. Dengarkan musik favorit, dengarkan podcast yang menghibur, atau lakukan latihan napas dalam (deep breathing) di kendaraan. Ritual ini berfungsi memberi sinyal pada otak bahwa tugas hari itu telah selesai.

Detoks Digital secara Ketat: Begitu jam kerja berakhir, buat batasan tegas dengan tidak mengecek email kantor atau grup obrolan pekerjaan, kecuali untuk urusan yang benar-benar darurat medis atau operasional fatal. Berikan hak penuh pada pikiran Anda untuk lepas dari layar gawai.

Alihkan Energi Lewat Aktivitas Fisik Ringan: Stres kerja memicu penumpukan ketegangan di otot tubuh. Lepaskan ketegangan tersebut dengan berolahraga ringan seperti jalan santai, bersepeda, atau yoga selama 15–30 menit setelah pulang. Aktivitas fisik ini efektif merangsang hormon endorfin yang memicu rasa bahagia.

Mandi Air Hangat dan Ganti Baju: Secara psikologis, melepas seragam atau pakaian kerja dan segera mandi setelah sampai di rumah memiliki efek pembersihan (cleansing). Proses ini membantu tubuh merilekskan otot yang kaku sekaligus mematikan mode kerja secara visual dan fisik.

"Stres itu perlu disalurkan, bukan dipendam atau dialihkan ke pelampiasan yang tidak sehat seperti begadang atau belanja impulsif. Jika Anda merasa stres sudah mulai mengganggu kualitas tidur, membuat Anda gampang marah di rumah, atau memicu sakit fisik, jangan ragu untuk mengambil cuti atau berkonsultasi dengan profesional seperti psikolog," pungkas Ridwan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....