Makna Filosofis Ibadah Qurban

  • 08 Mei 2026 07:04 WIB
  •  Jambi

RRI. CO. ID, Jambi- ibadah kurban merupakan salah satu bentuk ibadah dalam Islam yang dilaksanakan pada hari raya Idul Adha dan hari tasyrik kurban dilakukan dengan menyembelih hewan ternak seperti kambing sapi sebagai wujud ketaatan dan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala ibadah ini memiliki sejarah yang sangat penting yaitu meneladani kisah pengorbanan nabi Ibrahim dan nabi Ismail yang menunjukkan keikhlasan serta kepatuhan terhadap perintah Allah.

Dalam kajian dialog mutiara pagi RRI Jambi Ustadz m gusni penyuluh agama islam di kota jambi menyampaikan bahwa kurban juga mengandung nilai sosial yang tinggi daging kurban dibagikan kepada masyarakat terutama kepada fakir miskin dan juga orang yang membutuhkan sehingga tercipta rasa kebersamaan kepedulian dan persaudaraan antar sesama nah melalui ibadah qurban umat Islam diajarkan untuk rela berkorban mengutamakan kepentingan bersama serta mengingatkan serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Dalam kesempatan yang sama Ia pun menjelaskan secara filosofis qurban ini melambangkan kesediaan manusia untuk mengorbankan sesuatu yang dicintai demi kebaikan dan ketakwaan kepada Allah, Selain itu kurban memiliki makna sosial yang sangat kuat pembagian daging kurban kepada masyarakat mencerminkan nilai solidaritas persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama terutama kepada orang-orang yang membutuhkan.

Dengan berkurban manusia dilatih untuk lebih ikhlas rendah hati dan mendahulukan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi hal ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan keseimbangan antara hubungan manusia dengan Allah dan hubungan manusia dengan sesama manusia.

Dengan demikian makna filosofis ibadah qurban terletak pada pembentukan pribadi yang bertakwa rela berkorban serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....