Mengenal Sustainable Fashion dan Cara Memulainya
- 02 Mei 2026 01:16 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Pernahkah anda merasa lemari pakaian sudah penuh, tapi masih merasa "tidak punya baju" untuk dipakai? Fenomena ini sering kali dipicu oleh Fast Fashion industri pakaian yang memproduksi koleksi dalam jumlah besar secara cepat dengan harga murah. Namun, di balik kemudahannya, industri ini menyisakan dampak buruk bagi lingkungan. Sebagai solusinya, muncullah gerakan sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan. Bukan sekadar tren sesaat, ini adalah gaya hidup untuk mencintai bumi melalui apa yang kita kenakan.
Sustainable fashion merupakan praktik produksi dan konsumsi pakaian yang memperhatikan kelestarian lingkungan serta kesejahteraan sosial. Artinya, pakaian dibuat dengan material ramah lingkungan, proses produksi yang hemat air, serta menjamin upah yang layak bagi para pekerjanya.
Industri tekstil menyumbang sekitar 10 persen dari emisi karbon global dan merupakan polutan air terbesar kedua di dunia. Dengan beralih ke fesyen berkelanjutan, kita membantu mengurangi limbah tekstil yang berakhir di TPA dan menekan penggunaan bahan kimia berbahaya.
Anda tidak perlu membuang semua baju lama untuk memulai. ada langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan :
Pilih material alami: Cari pakaian berbahan serat alami seperti katun organik, linen, atau serat bambu. Bahan-bahan ini lebih mudah terurai (biodegradable) dibandingkan serat sintetis seperti poliester yang mengandung plastik.
Kualitas di atas kuantitas : Dari pada membeli lima kaus murah yang cepat melar, lebih baik berinvestasi pada satu kaus berkualitas tinggi yang bisa bertahan bertahun-tahun.
Thrifting (Membeli pakaiyanbekas) : Membeli baju pre-loved adalah cara paling efektif untuk memperpanjang usia pakaian dan mencegahnya menjadi sampah. Selain ramah lingkungan, Anda bisa menemukan gaya yang unik !
Rawat pakaian dengan baik : Mencuci baju hanya saat perlu, menggunakan air dingin, dan menghindari mesin pengering dapat membuat pakaian lebih awet. Semakin lama baju dipakai, semakin kecil jejak karbon yang kita tinggalkan.
Dukung baran lokal yang etis : Saat ini banyak brand lokal Indonesia yang mulai menerapkan konsep ramah lingkungan, mulai dari penggunaan pewarna alami hingga sistem kerja yang adil bagi pengrajin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....