Tidur Mendengkur, Kebiasaan atau Tanda Gangguan
- 21 Apr 2026 16:18 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Mendengkur saat tidur sering dianggap sebagai hal yang wajar. Banyak orang bahkan tidak menyadari bahwa dirinya mendengkur hingga diberi tahu oleh orang di sekitarnya. Suara dengkuran muncul akibat getaran jaringan di saluran napas saat udara melewati bagian yang menyempit.
Faktanya, mendengkur bisa terjadi pada siapa saja, terutama saat tubuh dalam kondisi lelah atau posisi tidur tertentu. Namun, jika terjadi terlalu sering dan disertai jeda napas, hal ini bisa menjadi tanda gangguan serius seperti Sleep Apnea.
| Baca juga: Obesitas adalah Penyakit Multifaktorial |
Menurut Sleep Foundation, mendengkur ringan umumnya tidak berbahaya, tetapi perlu diwaspadai jika disertai gejala lain seperti rasa lelah berlebihan di siang hari, sakit kepala saat bangun, atau sulit berkonsentrasi.
Menariknya, posisi tidur juga memengaruhi kebiasaan mendengkur. Tidur terlentang cenderung membuat lidah jatuh ke belakang sehingga mempersempit saluran napas. Hal ini yang kemudian memicu suara dengkuran.
| Baca juga: Waspadai Komplikasi Diabetes |
Untuk mengurangi kebiasaan ini, beberapa langkah sederhana bisa dilakukan, seperti mengubah posisi tidur, menjaga berat badan, serta menghindari konsumsi alkohol sebelum tidur. Jika mendengkur terasa mengganggu atau disertai gejala lain, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis untuk penanganan lebih lanjut.
Sehingga pada akhirnya, akan mengetahui tidur mendengkur memang bisa menjadi kebiasaan biasa, akan tetapi juga bisa menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan. Mengenali perbedaannya adalah langkah awal untuk menjaga kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....