Bersama untuk Kesehatan, Berdiri bersama Sains

  • 07 Apr 2026 07:30 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Hari Kesehatan Sedunia diperingati setiap tanggal 7 April. Peringatan ini menandai hari jadi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang didirikan pada tahun 1948.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai Hari Kesehatan Sedunia 2026:

Tema 2026: "Bersama untuk kesehatan. Berdiri bersama sains" (Together for health. Stand with science).

Tema "Bersama untuk kesehatan. Berdiri bersama sains" (Together for health. Stand with science) merupakan tema resmi Hari Kesehatan Sedunia 2026.

Kampanye ini bertujuan untuk merayakan kekuatan kolaborasi ilmiah dan menekankan bahwa masa depan kesehatan global bergantung pada bukti nyata (evidence) serta kepercayaan pada sains.

Berikut adalah poin-poin utama dari tema tersebut:

Membangun Kembali Kepercayaan: Mengajak masyarakat untuk mempercayai fakta dan panduan berbasis sains guna melindungi diri dari misinformasi kesehatan.

Pendekatan One Health: Menyoroti keterkaitan antara kesehatan manusia, hewan, tanaman, dan lingkungan. Melindungi satu sisi berarti melindungi seluruh ekosistem planet kita.

Kolaborasi Internasional: Mendorong pemerintah dan lembaga penelitian di seluruh dunia untuk bekerja sama mengubah bukti ilmiah menjadi tindakan nyata bagi masyarakat.

Akses yang Adil: Memastikan bahwa kemajuan sains—seperti vaksin, obat-obatan, dan teknologi kesehatan—dapat diakses secara merata oleh semua orang, di mana pun mereka berada.

Momen Penting di Tahun 2026:

Sebagai bagian dari kampanye ini, diadakan dua acara besar global di Lyon, Prancis:

KTT Internasional One Health (7 April 2026).

Forum Global Pusat Kolaborasi WHO yang pertama (7–9 April 2026), melibatkan hampir 800 lembaga ilmiah dari 80 negara.

Tujuan: Menarik perhatian dunia terhadap isu-isu kesehatan global yang menjadi prioritas guna meningkatkan kesadaran akan kesehatan masyarakat.

Pesan Utama: Menekankan pentingnya sains dan kolaborasi global dalam menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.

Selain Hari Kesehatan Sedunia, Indonesia juga memiliki Hari Kesehatan Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 November untuk mengenang keberhasilan pemberantasan malaria di Indonesia pada tahun 1959.

Sejarah Hari Kesehatan Sedunia (World Health Day) berakar dari pembentukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pasca Perang Dunia II. Berikut adalah kronologi singkatnya:

Usulan Pembentukan (1945): Saat perwakilan negara-negara bertemu untuk membentuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di San Francisco, utusan dari Brasil dan Tiongkok mengusulkan pembentukan organisasi kesehatan internasional yang independen.

Konstitusi WHO (1946): Konstitusi WHO ditandatangani oleh 61 negara pada Juli 1946.

Berdirinya WHO (7 April 1948): Konstitusi tersebut resmi mulai berlaku pada tanggal 7 April 1948, yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahir organisasi tersebut.

Majelis Kesehatan Dunia Pertama (1948): Pada pertemuan Majelis Kesehatan Dunia yang pertama, para anggota memutuskan untuk merayakan hari kesehatan setiap tahun sebagai momen refleksi.

Perayaan Pertama (1950): Hari Kesehatan Sedunia pertama kali dirayakan secara resmi pada 7 April 1950. Sejak saat itu, setiap tahun dipilih satu tema khusus untuk menyoroti masalah kesehatan masyarakat yang menjadi prioritas dunia.

Tujuan utama dari penetapan Hari Kesehatan Sedunia adalah untuk menarik perhatian masyarakat global terhadap isu kesehatan tertentu yang sedang menjadi prioritas dunia.

Secara lebih rinci, tujuannya meliputi:

Meningkatkan Kesadaran: Mengedukasi masyarakat tentang masalah kesehatan spesifik (seperti kesehatan mental, diabetes, atau lingkungan) yang memengaruhi jutaan orang.

Mendorong Aksi Nyata: Mengajak pemerintah, organisasi internasional, dan individu untuk mengambil langkah konkret dalam memperbaiki layanan kesehatan dan aksesibilitas.

Pemerataan Kesehatan: Mempromosikan visi agar setiap orang, di mana pun mereka berada, bisa mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tanpa kendala finansial (Cakupan Kesehatan Semesta).

Memperingati Sejarah: Menandai hari lahirnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan merayakan pencapaian kesehatan masyarakat yang telah diraih selama beberapa dekade terakhir. (berbagai sumber)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....