BMKG Jambi Himbau Pemda Siapkan Antidipasi sejak Dini Hadapi Kemarau Kedepan

  • 01 Apr 2026 11:24 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi-Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi Jaya Martua Sinaga mengingatkan, fenomena El Nino Godzila yang diprediksi terjadi tahun ini berpotensi menurunkan curah hujan di Provinsi Jambi hingga berada di bawah kondisi normal.

Menurutnya, pada musim kemarau normal, curah hujan di Jambi masih berkisar sekitar 100 milimeter per bulan. Namun, dengan adanya El Nino, jumlah tersebut diperkirakan tidak tercapai dalam periode satu hingga tiga bulan.

“Kondisi ini menunjukkan sifat hujan berada di bawah normal, sehingga periode tanpa hujan akan berlangsung lebih panjang,” ujarnya kepada RRI, Rabu 1 April 2026.

Ia menjelaskan, berkurangnya curah hujan tersebut akan berdampak langsung pada meningkatnya potensi kekeringan, khususnya di wilayah hutan dan lahan gambut.

Kondisi lahan yang semakin kering dinilai sangat rentan memicu kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, terutama saat puncak musim kemarau pada Juni hingga Juli.

Untuk itu, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini, termasuk dengan mengantisipasi potensi kebakaran serta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Langkah pencegahan dinilai penting guna meminimalisir dampak kebakaran hutan yang dapat merugikan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....